Golkar Tepis Deddy Sitorus PDIP soal Koalisi Pemerintah Bermasalah
Jakarta, Beritadua.com – Politisi senior Golkar, Ahmad Sarmuji, merespons tudingan Ketua DPP PDI Perjuangan Deddy Sitorus yang menyebut koalisi partai pendukung pemerintah tengah mengalami masalah
Jakarta, Beritadua.com – Politisi senior Golkar, Ahmad Sarmuji, merespons tudingan Ketua DPP PDI Perjuangan Deddy Sitorus yang menyebut koalisi partai pendukung pemerintah tengah mengalami masalah internal. Sarmuji menegaskan bahwa komunikasi dan kerja sama antarpartai di lingkaran kekuasaan masih berjalan solid.
Pernyataan Deddy Sitorus mencuat setelah posisi PDIP sebagai penyeimbang di luar pemerintahan disoroti. Deddy mengindikasikan bahwa dinamika di dalam koalisi pemerintah tidak sesehat yang ditampilkan ke publik. Namun, Golkar membantah keras anggapan tersebut.
"Sejauh Ini Baik-baik Saja"
Menurut laporan media kami pada Senin (22/6/2026), Sarmuji menyampaikan klarifikasi singkat namun tegas saat dimintai tanggapan oleh awak media.
"Sejauh ini baik-baik saja," ujar Sarmuji.
Pernyataan itu sekaligus menjadi bantahan terhadap dugaan bahwa partai-partai koalisi pemerintah, termasuk Golkar, tengah menghadapi friksi internal yang memengaruhi soliditas dukungan kepada presiden.
PDIP Soroti Peran Penyeimbang
Sebelumnya, Deddy Sitorus menyoroti bagaimana PDIP menjalankan peran sebagai oposisi konstruktif di tengah peta politik yang didominasi koalisi besar. Menurutnya, partai berlambang banteng itu tetap berkontribusi dalam mengawal jalannya pemerintahan tanpa harus bergabung dalam koalisi formal.
Pernyataan itu memicu spekulasi bahwa hubungan di internal koalisi pemerintah mulai retak, terutama setelah beberapa kebijakan strategis menuai kritik dari masyarakat. Namun, Golkar menepis spekulasi tersebut dan memastikan bahwa seluruh partai koalisi tetap berada dalam satu frekuensi.
AHY Ingatkan Fungsi Kritik Oposisi
Di sisi lain, Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), turut memberikan pandangan terkait posisi PDIP yang memilih jalur oposisi. AHY menekankan bahwa fungsi kritik dari luar pemerintahan merupakan bagian dari demokrasi yang sehat.
"Oposisi memberi kritik, jangan semua seolah salah," kata AHY dalam kesempatan terpisah.
Pandangan AHY tersebut mempertegas bahwa dinamika politik saat ini membutuhkan check and balance yang proporsional, sehingga perbedaan sikap tidak harus dimaknai sebagai pertikaian internal koalisi pemerintah.
Golkar Yakini Soliditas Tetap Terjaga
Hingga saat ini, Golkar meyakinkan bahwa komunikasi politik di antara partai koalisi masih cair dan terbuka. Tidak ada tanda-tanda perpecahan seperti yang diisyaratkan oleh pernyataan Deddy Sitorus. Partai beringin itu juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung agenda pemerintahan secara penuh.
Dengan demikian, wacana tentang ketidakstabilan di dalam koalisi pemerintah untuk sementara mereda setelah bantahan tegas dari Golkar. Publik kini menanti apakah PDIP akan merespons balik atau justru menghadirkan fakta-fakta baru yang mendukung tudingan awal mereka.
Comments (0)