Empat BUMN Asset Management Resmi Merger

Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara secara resmi menggabungkan empat perusahaan manajemen aset milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam satu platform yang lebih terintegrasi. Langkah strateg

Jul 07, 2026 - 22:44
0 0
Empat BUMN Asset Management Resmi Merger

Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara secara resmi menggabungkan empat perusahaan manajemen aset milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam satu platform yang lebih terintegrasi. Langkah strategis ini diambil guna memperkuat tata kelola investasi nasional dan mengoptimalkan nilai aset negara secara profesional.

Merger Empat Perusahaan Manajemen Aset BUMN

Berdasarkan laporan yang dihimpun media kami, keempat entitas yang bergabung tersebut adalah PNM Investment Management, BNI Asset Management, BRI Manajemen Investasi, dan Mandiri Manajemen Investasi yang ditetapkan sebagai surviving entity atau perusahaan penerima penggabungan. Keputusan ini disepakati dalam rapat yang berlangsung pada Selasa (7/7/2026).

Rapat penggabungan tersebut dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan Danantara, termasuk CEO Danantara sekaligus Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani, COO Danantara yang juga menjabat Kepala BP BUMN Dony Oskaria, serta CIO Danantara Pandu Sjahrir. Kehadiran para petinggi ini menegaskan komitmen pemerintah dalam mempercepat konsolidasi aset negara melalui holding investasi.

Visi Mewujudkan Platform Aset yang Lebih Efisien

COO Danantara Dony Oskaria, dalam keterangan tertulis yang diterima media kami, menjelaskan bahwa merger ini merupakan bagian dari upaya membangun platform pengelolaan aset yang lebih terintegrasi, efisien, dan profesional. Dengan penyatuan empat manajer investasi ini, diharapkan terjadi sinergi yang mampu meningkatkan daya saing dan memberikan imbal hasil optimal bagi kekayaan negara.

Penggabungan ini adalah langkah konkret untuk membangun platform pengelolaan aset yang lebih terintegrasi, efisien, dan profesional. Kami ingin memastikan aset negara dikelola dengan standar tinggi demi manfaat sebesar-besarnya bagi perekonomian nasional.

Proses merger ini juga sejalan dengan agenda reformasi BUMN yang menempatkan Danantara sebagai motor pengelolaan investasi strategis. Dengan bersatunya empat perusahaan dalam satu wadah, diharapkan terjadi penghematan biaya operasional, peningkatan skala ekonomi, dan penguatan kapasitas pengelolaan portofolio investasi yang lebih beragam.

Ke depan, platform hasil merger akan fokus pada pengembangan produk-produk investasi yang inovatif serta memperluas akses pasar modal domestik. Langkah ini diyakini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus memperkuat posisi Indonesia di kancah investasi global.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
nadia-rahmawati

Reporter Nasional. Reporter isu nasional dan kebijakan publik.

Comments (0)

User