Daur Ulang Limbah Baterai, VinFast Indonesia Kerja Sama dengan 2 Perusahaan Ini
VinFast Indonesia mulai menyiapkan strategi pengelolaan limbah baterai kendaraan listrik sebagai bagian dari pengembangan ekosistem elektrifikasi di Tanah Air. Langkah ini menjadi krusial seiring men
VinFast Indonesia mulai menyiapkan strategi pengelolaan limbah baterai kendaraan listrik sebagai bagian dari pengembangan ekosistem elektrifikasi di Tanah Air. Langkah ini menjadi krusial seiring meningkatnya populasi kendaraan listrik yang berpotensi menghasilkan limbah baterai dalam jumlah signifikan di masa mendatang.
Namun, untuk tahap awal, pabrikan asal Vietnam tersebut belum akan menangani proses daur ulang baterai secara mandiri. Perusahaan memilih untuk menggandeng mitra strategis yang telah memiliki keahlian dan infrastruktur di bidang teknologi baterai.
Head of Training Department VinFast Indonesia, Rinaldi Ramdani, mengungkapkan bahwa pengelolaan limbah baterai akan dilakukan bersama dua perusahaan baterai ternama asal China. Kedua perusahaan tersebut adalah Gotion dan CATL, yang kebetulan sudah memiliki fasilitas pabrik di Indonesia.
"Ya, recycling baterai tentunya kami bekerjasama dengan beberapa vendor ya. Ada Gotion lalu ada CATL," ujar Rinaldi dalam kesempatan wawancara di Jakarta belum lama ini.
Kerja sama ini dinilai strategis mengingat Gotion dan CATL merupakan pemain utama dalam industri baterai global. Keduanya memiliki teknologi daur ulang yang mumpuni serta pengalaman panjang dalam menangani material baterai dari berbagai jenis kendaraan listrik.
Keberadaan pabrik Gotion dan CATL di Indonesia juga menjadi faktor penentu dalam kemitraan ini. Dengan fasilitas produksi yang sudah beroperasi, proses pengumpulan dan pengolahan limbah baterai dapat dilakukan secara lebih efisien tanpa perlu mengirimkan material ke luar negeri.
Limbah baterai kendaraan listrik mengandung berbagai material berharga seperti litium, kobalt, nikel, dan mangan yang dapat diekstraksi dan digunakan kembali dalam produksi baterai baru. Proses daur ulang yang tepat tidak hanya mengurangi dampak lingkungan, tetapi juga mendukung rantai pasok industri baterai secara berkelanjutan.
VinFast sendiri terus memperluas kehadirannya di pasar Indonesia dengan menawarkan berbagai model kendaraan listrik. Komitmen terhadap pengelolaan limbah baterai menjadi bagian dari tanggung jawab perusahaan dalam menghadirkan solusi mobilitas yang ramah lingkungan secara menyeluruh, dari produksi hingga penanganan pasca-konsumen. Informasi selengkapnya mengenai perkembangan industri kendaraan listrik dapat diakses melalui laporan media kami di Beritadua.com.
Comments (0)