Bukan Tanda Tangan, Cuma Isyarat – Larissa Chou Pilih Damai Hadapi Komentar Publik Soal Perceraian

Larissa Chou memilih untuk tidak membangun tembok tinggi di tengah badai komentar yang menerpanya. Selebgram dan penulis ini justru membuka diri terhadap segala bentuk pendapat publik, termasuk kriti

Jul 06, 2026 - 07:38
0 0
Bukan Tanda Tangan, Cuma Isyarat – Larissa Chou Pilih Damai Hadapi Komentar Publik Soal Perceraian

Larissa Chou memilih untuk tidak membangun tembok tinggi di tengah badai komentar yang menerpanya. Selebgram dan penulis ini justru membuka diri terhadap segala bentuk pendapat publik, termasuk kritik pedas yang muncul setelah dirinya resmi menggugat cerai Ikram Rosadi. Namun, keterbukaan itu datang dengan sebuah batasan tegas: ia menolak didefinisikan oleh kebohongan atau penilaian negatif yang membabi buta.

Dalam unggahan yang ditulis melalui akun Threads pribadinya, Larissa menyampaikan refleksi yang matang dan penuh kendali. Berdasarkan pantauan media kami pada Senin (6/7/2026), ibu satu anak itu menekankan bahwa kebahagiaan dan reputasinya bukanlah barang dagangan yang perlu dijual dengan pembelaan diri di hadapan publik.

"Saya Memilih Kedamaian"

Pernyataan lengkap Larissa Chou mengalir sebagai pengakuan jujur seorang figur publik yang lelah, namun tidak lemah. Dengan pilihan kata yang terukur, ia melepaskan keharusan untuk selalu "membuktikan diri".

"Saya memilih kedamaian daripada harus membuktikan diri. Soal perceraian saya, orang akan selalu berkomentar, baik itu pujian maupun kritik, dan saya menerimanya sebagai konsekuensi menjadi sosok yang dikenal publik," tulis Larissa.

Dari kalimat tersebut, terlihat jelas bahwa Larissa tidak berupaya membungkam suara-suara sumbang. Baginya, komentar publik yang beragam adalah bagian dari paket pekerjaan yang tak terhindarkan. Hanya saja, ia mendudukkan dirinya sebagai subjek yang punya hak penuh untuk tidak terseret arus, memilih untuk menggenggam kedamaian ketimbang sibuk memunguti validasi dari orang lain.

Keputusan Larissa ini menandai babak baru dalam narasi pribadinya yang sering kali menjadi santapan media sosial. Alih-alih terlibat dalam drama yang bisa membesar kapan saja, ia menuangkannya ke dalam kata-kata yang lebih mencerminkan introspeksi ketimbang ajang klarifikasi.

Laporan media kami mencatat bahwa sepanjang proses perceraiannya dengan Ikram Rosadi, Larissa memang kerap menjadi sasaran spekulasi liar. Mulai dari dugaan pihak ketiga hingga isu ekonomi rumah tangga, semuanya pernah menerpanya. Namun, alih-alih merespons satu per satu rumor tersebut dengan bantahan frontal, Larissa memilih jalur sunyi yang lebih elegan.

Di tengah riuhnya lini masa, sikap Larissa ini bisa dibaca sebagai strategi bertahan yang dirancang untuk kesehatan mental. Menjadi influencer dengan jutaan pengikut di satu sisi memberinya panggung, tetapi di sisi lain membuat setiap kepingan kehidupan pribadinya berada di bawah sorot lampu yang terus menyala. Menolak untuk mendefinisikan diri dari komentar negatif adalah bentuk perlindungan diri yang sah di tengah budaya "cancel" dan "judge" yang begitu mudah menyebar di jagat maya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User