Begini Penampakan Buku Resep dari Restoran Hotel Bali Terkenal Era 1990-an
Jakarta - Sebuah potongan sejarah kuliner Nusantara kembali mencuat. Buku resep dari salah satu hotel legendaris di Bali, yang sempat menjadi ikon kemewahan pada dekade 1990-an, baru-baru ini kembali
Jakarta - Sebuah potongan sejarah kuliner Nusantara kembali mencuat. Buku resep dari salah satu hotel legendaris di Bali, yang sempat menjadi ikon kemewahan pada dekade 1990-an, baru-baru ini kembali menjadi perbincangan. Buku tersebut berasal dari Bali Cliff Resort, sebuah properti yang pernah berjaya sebelum akhirnya menutup operasionalnya secara permanen pada tahun 2005. Kemunculan kembali artefak dapur ini membangkitkan nostalgia akan masa keemasan perhotelan dan gastronomi Pulau Dewata.
Media kami menerima laporan tentang tampilan fisik buku resep tersebut. Dengan sampul berwarna gelap dan logo klasik Bali Cliff Resort yang tercetak timbul, buku ini memancarkan aura eksklusivitas. Halaman-halamannya, meski tampak kekuningan, masih menyimpan detail setiap hidangan dengan rapi. Tinta yang mulai pudar menggambarkan perjalanan waktu, namun petunjuk memasak di dalamnya tetap terbaca jelas, mengungkap standar tinggi yang diterapkan di dapur hotel kala itu.
Warisan Resep dari Dapur Mewah
Bali Cliff Resort dikenal bukan hanya karena lokasinya yang dramatis di atas tebing kapur, tetapi juga karena sajian kulinernya yang memadukan cita rasa internasional dengan sentuhan lokal. Buku resep ini menjadi saksi bisu kreativitas para chef yang meracik hidangan untuk tamu-tamu VIP dari seluruh dunia. Di dalamnya tercantum puluhan resep, mulai dari hidangan pembuka ala Eropa, masakan Indonesia tradisional, hingga dessert mewah yang menjadi favorit para pesohor.
"Melihat buku ini seperti membuka kapsul waktu. Resep-resepnya merefleksikan filosofi fine dining era 90-an yang sangat detail dan penuh teknik klasik," ungkap seorang kolektor memorabilia perhotelan kepada media kami.
Beberapa menu ikonik yang tercatat di antaranya adalah Bebek Betutu dengan presentasi modern, seafood platter khas pesisir selatan, serta berbagai olahan buah tropis yang disajikan dengan sentuhan Prancis. Setiap resep dilengkapi dengan takaran presisi dan catatan plating yang mencerminkan dedikasi tinggi para juru masak di era sebelum dominasi teknologi digital menyentuh dapur komersial.
Penutupan Bali Cliff Resort pada 2005 meninggalkan jejak tanya mengenai aset-aset bersejarahnya, dan kemunculan buku resep ini diharapkan dapat menginspirasi generasi baru chef serta pengamat kuliner untuk mempelajari akar gastronomi hotel-hotel besar Indonesia. Bagi para mantan tamu, buku ini tentu membawa kembali kenangan akan sore-sore elegan di tepi tebing dengan cita rasa yang tak terlupakan.
Comments (0)