Brimob Sterilisasi Stadion Madya GBK, Amankan BIGU FEST 2026

Jakarta - Personel Unit Penjinak Bom (Jibom) Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Metro Jaya melaksanakan sterilisasi menyeluruh di kawasan Stadion Madya, Senayan, Jakarta Pusat. Langkah ini diambil

Jul 08, 2026 - 04:54
0 0
Brimob Sterilisasi Stadion Madya GBK, Amankan BIGU FEST 2026

Jakarta - Personel Unit Penjinak Bom (Jibom) Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Metro Jaya melaksanakan sterilisasi menyeluruh di kawasan Stadion Madya, Senayan, Jakarta Pusat. Langkah ini diambil untuk mengamankan penyelenggaraan BIGU FEST 2026, sebuah festival musik berskala besar yang diprediksi akan dipadati ribuan pengunjung.

"Kegiatan dilakukan sebelum acara dimulai guna memastikan seluruh area yang digunakan panitia, pengisi acara, maupun pengunjung berada dalam kondisi aman dan bebas dari potensi ancaman," ujar Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Henik Maryanto dalam keterangannya, Sabtu (4/7/2026).

BIGU FEST 2026, yang menjuluki diri sebagai The Biggest Picnic Music Festival, dijadwalkan berlangsung selama dua hari pada 4 hingga 5 Juli 2026 di Stadion Madya Gelora Bung Karno (GBK). Acara ini tidak hanya menjadi panggung hiburan, tetapi juga simbol kebangkitan kegiatan publik pascapandemi yang memerlukan pengamanan ekstra mengingat tingginya volume massa.

Henik menjelaskan, sterilisasi merupakan prosedur standar yang dijalankan secara presisi oleh tim Jibom. Mereka melakukan penyisiran di setiap sudut stadion, mulai dari area panggung utama, tribune penonton, pintu masuk, hingga area parkir dan sekitar lokasi. Penggunaan peralatan deteksi canggih seperti metal detector dan alat pendeteksi bahan peledak menjadi bagian tak terpisahkan dari proses ini.

Laporan media kami menunjukkan bahwa sterilisasi ini juga melibatkan koordinasi erat dengan pihak penyelenggara BIGU FEST 2026 dan pengelola GBK. Setiap sudut yang akan digunakan untuk kegiatan publik diperiksa untuk memastikan tidak ada benda mencurigakan atau bahan berbahaya yang tertinggal. Petugas juga memeriksa sistem keamanan pendukung seperti rambu-rambu jalur evakuasi dan titik kumpul darurat.

Lebih lanjut, Kombes Henik menekankan bahwa sterilisasi adalah bagian dari langkah preventif yang lebih luas. "Kami ingin memberikan rasa aman kepada masyarakat dalam setiap kegiatan yang melibatkan banyak orang. Ini adalah komitmen Polri untuk mendukung kegiatan positif masyarakat tanpa mengabaikan faktor keamanan," tambahnya. Pernyataan ini menegaskan bahwa kehadiran Brimob bukan sekadar seremonial, melainkan upaya konkret menjaga ketertiban.

BIGU FEST 2026 sendiri digadang-gadang sebagai salah satu festival musik terbesar tahun ini di Jakarta, menghadirkan puluhan artis nasional dan internasional. Dengan konsep piknik yang mengundang penonton untuk duduk santai di rumput stadion, event ini menarik beragam lapisan masyarakat, dari keluarga hingga anak muda. Potensi kerumunan yang besar inilah yang mendasari pengamanan berlapis dari kepolisian.

Sterilisasi yang dilakukan pagi hari sebelum pintu dibuka pukul 10.00 WIB ini juga mendapat apresiasi dari panitia penyelenggara. Mereka menyebut kerjasama dengan aparat keamanan berjalan lancar dan membantu memastikan event dimulai tepat waktu tanpa insiden. Pengunjung yang sudah mulai mengantre di sekitar area juga bisa menyaksikan langsung kesiapan petugas, yang justru memberikan efek psikologis positif dan meningkatkan kepercayaan diri.

Pihak Brimob Polda Metro Jaya mengonfirmasi bahwa selama proses sterilisasi tidak ditemukan benda atau indikasi ancaman berarti. Meski demikian, personel akan tetap bersiaga penuh selama dua hari gelaran untuk mengantisipasi hal-hal tak terduga. Sistem pengamanan juga mencakup posko kesehatan berdampingan dengan posko kepolisian, sebagai bentuk standar pelayanan terpadu dalam event-event besar di wilayah Jakarta.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
mega-lestari

Reporter Internasional. Reporter isu internasional dan geopolitik.

Comments (0)

User