Berawal dari Konter Kecil, Bu Aas Berkembang Layani Warga Lewat 3 Cabang BRILink

Kabupaten Bekasi - Di sela hiruk pikuk Kampung Sawah, Desa Cikarageman, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, seorang perempuan paruh baya tampak cekatan melayani antrean. Tangannya lincah menghitung uan

Jul 06, 2026 - 13:35
0 0
Berawal dari Konter Kecil, Bu Aas Berkembang Layani Warga Lewat 3 Cabang BRILink

Kabupaten Bekasi - Di sela hiruk pikuk Kampung Sawah, Desa Cikarageman, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, seorang perempuan paruh baya tampak cekatan melayani antrean. Tangannya lincah menghitung uang sambil sesekali mengetik di mesin EDC. Dialah Aas Asnarisa, pemilik tiga cabang konter BRILink yang menjadi tulang punggung transaksi keuangan warga sekitar. Siang itu, percakapan dengan tim media kami harus beberapa kali terputus. Maklum, pelanggan datang silih berganti tanpa henti. Ada yang ingin mencairkan dana bansos, membayar tagihan listrik, hingga sekadar mentransfer uang untuk kerabat di luar kota.

Ramainya Konter Jadi Bukti Nyata Dampak BRILink

Melihat dinamika di konter tersebut, jelas tergambar bahwa BRILink bukan sekadar mesin pencetak laba bagi Bu Aas. Lebih dari itu, layanan ini telah menjelma menjadi akses perbankan vital yang memangkas jarak dan waktu. Warga yang sebelumnya harus merogoh biaya transportasi untuk pergi ke pusat kecamatan atau kota, kini cukup berjalan kaki ke konter terdekat.

"Dulu warga sini kalau mau tarik tunai atau bayar BPJS harus naik motor jauh. Sekarang alhamdulillah, semenjak ada BRILink, semua lebih ringkas. Saya sendiri awalnya tidak menyangka akan seramai ini. Saya hanya berniat membantu tetangga," ujar Aas sembari tersenyum saat mengobrol di sela-sela kesibukannya.

Dari Kolong Toko Sembako Hingga Memiliki Tiga Titik Layanan

Perjalanan bisnis Aas Asnarisa bukanlah cerita instan. Empat tahun silam, perempuan sederhana ini hanya mengelola sebuah konter kecil yang berlokasi di sudut toko sembako miliknya. Modal awalnya tidak besar, hanya bermodalkan perangkat seadanya dan semangat untuk memperluas jangkauan layanan Bank BRI di tingkat akar rumput.

Namun, kerja keras dan kepercayaan warga membawanya pada fase ekspansi yang signifikan. Jika dulu ia hanya melayani beberapa transaksi per hari, kini dalam sepekan volume transaksinya bisa mencapai ratusan. Melihat tingginya antusiasme, Aas memutuskan untuk membuka cabang baru. Kini, ia telah memiliki tiga unit layanan BRILink yang tersebar strategis di Kecamatan Setu. Ketiganya tak hanya berfungsi sebagai agen tarik tunai, tetapi juga menjadi pusat pembayaran multifungsi mulai dari angsuran kredit, pembayaran BPJS Kesehatan, pembelian pulsa, hingga setoran pinjaman.

Pemberdayaan Ekonomi Lokal

Keberhasilan Aas turut memberdayakan ekonomi lokal dengan membuka lapangan kerja bagi warga sekitar yang direkrut sebagai teller. Kisah Aas membuktikan bahwa sinergi antara perbankan dan semangat wirausaha mampu menciptakan ekosistem keuangan yang inklusif. Laporan dari media kami mencatat, kehadiran agen seperti BRILink di pelosok desa menjadi solusi nyata dalam mempercepat literasi keuangan dan inklusi digital di masyarakat pedesaan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
nadia-rahmawati

Reporter Nasional. Reporter isu nasional dan kebijakan publik.

Comments (0)

User