Belajar Membatik Demi Cuan, Warga Banyuwangi Asah Keterampilan Usaha

Semangat tinggi terpancar dari puluhan warga di kawasan Papring, Banyuwangi, yang mengikuti pelatihan membatik tulis dengan motif khas bambu. Kegiatan ini bukan sekadar upaya melestarikan warisan bud

Jul 08, 2026 - 00:42
0 0
Belajar Membatik Demi Cuan, Warga Banyuwangi Asah Keterampilan Usaha

Semangat tinggi terpancar dari puluhan warga di kawasan Papring, Banyuwangi, yang mengikuti pelatihan membatik tulis dengan motif khas bambu. Kegiatan ini bukan sekadar upaya melestarikan warisan budaya leluhur, tetapi juga menjadi strategi jitu untuk membuka peluang ekonomi baru berbasis industri kreatif.

Potensi Ekonomi di Balik Selembar Kain

Berdasarkan laporan di lapangan, para peserta pelatihan sangat antusias mempelajari setiap tahapan membatik, mulai dari mendesain pola, mencanting, hingga proses pewarnaan. Pemilihan motif bambu sendiri dilatarbelakangi oleh karakteristik lingkungan Papring yang memang dikenal sebagai sentra kerajinan dan kuliner berbahan dasar bambu. Dengan demikian, hasil batikan nantinya diharapkan memiliki ciri khas dan identitas yang kuat dari daerah asalnya.

Saya ikut pelatihan ini karena ingin punya keahlian yang bisa menghasilkan uang. Selain itu, bangga juga rasanya bisa ikut melestarikan batik khas daerah sendiri. Semoga setelah ini kami bisa produksi dan jualan secara mandiri,

Kegiatan pelatihan ini merupakan bagian dari program pemberdayaan masyarakat yang diinisiasi untuk mendorong kemandirian ekonomi warga. Tak hanya diajari teknik membatik, peserta juga dibekali pengetahuan mengenai pengemasan produk hingga strategi pemasaran digital. Hal ini penting agar produk batik tulis yang dihasilkan mampu bersaing di pasar yang lebih luas, baik lokal maupun nasional.

Pelatihan ini mendapat respons positif karena dianggap mampu menjadi solusi di tengah kebutuhan masyarakat akan sumber penghasilan alternatif. Para pelaku usaha kreatif di Banyuwangi terus berupaya memperkuat posisi daerahnya sebagai salah satu destinasi wisata dan pusat ekonomi kreatif di Jawa Timur. Dengan mengasah keterampilan usaha melalui pelatihan membatik ini, warga tidak hanya melestarikan tradisi, tetapi juga membangun masa depan ekonomi yang lebih cerah.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
sarah-anjani

Fact Checker. Memverifikasi klaim politik dan narasi publik.

Comments (0)

User