Alasan Bang Jago Pukul Pemotor di Jaksel Senyam-senyum Usai Ditangkap
Polisi akhirnya mengungkap alasan di balik senyum misterius seorang pengendara Kawasaki Ninja bernama Fredik Risya Samuel (FRS) (37) saat momen penangkapannya. Pria yang viral karena aksi pemukulan t
Polisi akhirnya mengungkap alasan di balik senyum misterius seorang pengendara Kawasaki Ninja bernama Fredik Risya Samuel (FRS) (37) saat momen penangkapannya. Pria yang viral karena aksi pemukulan terhadap pemotor lain di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan, itu ternyata berada dalam kondisi yang tidak normal akibat penyalahgunaan zat terlarang.
Pengaruh Sabu Sebelum Beraksi
Kapolsek Jagakarsa, Kompol Nurma Dewi, memberikan keterangan resmi terkait kondisi pelaku saat dilakukan penahanan. Dari hasil pemeriksaan, terungkap bahwa FRS baru saja mengonsumsi narkoba jenis sabu sesaat sebelum insiden kekerasan itu terjadi.
"Ya, dia senyam-senyum karena pakai sabu," ujar Kompol Nurma Dewi kepada media kami, Selasa (7/7/2026).
Menurut penuturan Kapolsek, aksi brutal yang dilakukan oleh FRS terhadap korban terjadi dalam kondisi di bawah pengaruh amfetamin. Kronologi menunjukkan bahwa pelaku tidak memiliki kendali emosi penuh akibat zat tersebut, yang juga menjelaskan gestur tidak wajar saat diamankan petugas.
"Pas lagi pukul orang, itu baru pakai," tambahnya menjelaskan.
Dengan temuan ini, pihak kepolisian semakin memperkuat jeratan hukum terhadap pelaku. Selain dijerat pasal terkait penganiayaan, FRS kini juga harus mempertanggungjawabkan kepemilikan dan penyalahgunaan narkotika yang terbukti dari hasil tes urine dan pengakuannya. Kasus ini menjadi atensi publik setelah video pemukulan yang melibatkan pengendara motor gede (moge) tersebut tersebar luas di jagat maya, memicu kemarahan warganet.
Hingga berita ini diturunkan, FRS masih menjalani proses hukum intensif di Mapolsek Jagakarsa. Polisi memastikan akan mendalami lebih lanjut asal-usul barang haram yang dikonsumsi pelaku, membuka kemungkinan adanya jaringan pengedar yang terlibat. Liputan lengkap mengenai perkembangan kasus ini akan terus disajikan secara eksklusif oleh Beritadua.com.
Comments (0)