Akhir Damai BMW Dirusak Massa Usai Tabrak Motor di Jakbar

Jakarta - Sebuah mobil listrik merek BMW yang menjadi sasaran amarah warga usai menabrak pengendara sepeda motor di Jalan Meruya Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat (Jakbar), akhirnya mendapatkan tit

Jul 08, 2026 - 05:43
0 0
Akhir Damai BMW Dirusak Massa Usai Tabrak Motor di Jakbar

Jakarta - Sebuah mobil listrik merek BMW yang menjadi sasaran amarah warga usai menabrak pengendara sepeda motor di Jalan Meruya Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat (Jakbar), akhirnya mendapatkan titik terang. Kedua belah pihak yang terlibat dalam insiden tersebut sepakat menyelesaikan perselisihan secara kekeluargaan setelah melalui proses mediasi yang dilakukan oleh pihak kepolisian setempat. Penyelesaian damai ini pun mengakhiri ketegangan yang sempat terjadi di antara keduanya.

Peristiwa yang berlangsung pada Senin (22/6/2026) sekitar pukul 08.15 WIB tersebut sempat viral di berbagai platform media sosial. Dalam rekaman video yang beredar luas di jagat maya, terlihat jelas sebuah mobil berkelir hitam melaju dalam kondisi mengenaskan. Berbagai bagian kendaraan tersebut tampak rusak parah usai diamuk oleh massa yang geram dengan kejadian yang menimpa pengendara motor tersebut.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Metro Jakarta Barat, AKP Joko Siswanto, membenarkan kejadian naas tersebut. Ia menjelaskan bahwa mobil listrik mewah itu menabrak sebuah sepeda motor Honda Supra yang dikendarai oleh korban. Dampak dari benturan yang cukup keras itu, pengendara motor mengalami luka-luka dan memerlukan penanganan medis lebih lanjut untuk memulihkan kondisinya.

"Peristiwa mobil BMW diamuk warga ini viral di media sosial. Mobil berkelir hitam itu melaju dalam keadaan rusak pada sejumlah bagiannya," ujar AKP Joko Siswanto, dikutip media kami.

Amarah warga yang melihat rekannya terluka akibat ulah pengemudi mobil tersebut tak bisa dibendung. Mereka kemudian mengerumuni mobil BMW dan melancarkan aksi perusakan yang membuat kondisi kendaraan ringsek di beberapa titik. Kerugian material yang dialami pemilik mobil cukup besar akibat tindakan main hakim sendiri oleh massa tersebut.

Namun demikian, berdasarkan laporan yang dihimpun Beritadua.com pada Rabu (24/6/2026), kedua belah pihak akhirnya berhasil duduk bersama dan mencapai kata sepakat. Polisi berperan aktif memediasi agar kasus ini tidak berlanjut ke meja hijau dan menimbulkan proses hukum yang berkepanjangan. Dengan adanya kesepakatan damai, diharapkan tidak ada lagi dendam yang tersisa antara korban dan pelaku.

Penyelesaian secara kekeluargaan ini diharapkan dapat menjadi pelajaran berharga bagi seluruh pengguna jalan raya. Kesabaran dan saling menghormati antarpengguna kendaraan sangat penting untuk diterapkan, agar tidak terjadi lagi kecelakaan serupa yang berujung pada aksi main hakim sendiri yang justru dapat membawa dampak buruk bagi banyak pihak di kemudian hari.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
arif-budianto

Editor Ekonomi. Editor analisis pasar dan bisnis.

Comments (0)

User