WNI di Venezuela Selamat Usai Gempa Kembar Dahsyat, KBRI Caracas Pastikan Keamanan

JAKARTA, Beritadua.com – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Indonesia memastikan seluruh warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Venezuela tetap aman setelah negara itu diguncang dua gempa dahsy

Jul 06, 2026 - 13:51
0 0
WNI di Venezuela Selamat Usai Gempa Kembar Dahsyat, KBRI Caracas Pastikan Keamanan

JAKARTA, Beritadua.com – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Indonesia memastikan seluruh warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Venezuela tetap aman setelah negara itu diguncang dua gempa dahsyat berkekuatan magnitudo 7,2 dan 7,5 pada Rabu (24/6/2026) sore waktu setempat. Gempa kembar tersebut memicu kepanikan massal dan mendorong Presiden Venezuela mengumumkan keadaan darurat nasional.

Berdasarkan laporan yang dihimpun Beritadua.com dari KBRI Caracas, Kamis (25/6/2026), terdapat tiga WNI yang terdata di Venezuela dan semuanya dikonfirmasi dalam kondisi selamat, sehat, serta tidak mengalami luka. Tidak hanya para WNI, gedung kantor KBRI di Caracas dan Wisma Duta juga dilaporkan dalam keadaan baik tanpa kerusakan berarti. Seluruh staf perwakilan RI di sana pun selamat dan telah menjalani prosedur keselamatan pascagempa.

Pernyataan Resmi Kemlu

Juru bicara I Kementerian Luar Negeri, Yvonne Mewengkang, memberikan keterangan tertulis yang diterima media kami pada hari yang sama. Kutipan langsung pernyataan tersebut adalah sebagai berikut:

“Pemerintah Indonesia melalui KBRI Caracas telah memastikan bahwa seluruh WNI yang terdata berada di Venezuela, yakni sebanyak 3 (tiga) orang, dalam kondisi aman, selamat, dan sehat. Gedung kantor KBRI Caracas beserta Wisma Duta dalam keadaan baik dan seluruh staf dalam keadaan selamat.”

KBRI Caracas bergerak cepat setelah gempa pertama mengguncang sekitar pukul 15.08 waktu setempat di lepas pantai timur laut Venezuela. Sekitar 30 menit berikutnya, gempa susulan yang lebih kuat menggunakan magnitudo 7,5 terjadi di daratan dekat kota Maturín, menyebabkan kerusakan bangunan, pemadaman listrik, serta kepanikan di sejumlah wilayah. Status darurat langsung diterapkan oleh presiden untuk mempercepat penanganan bencana.

Tim dari KBRI Caracas terus melakukan koordinasi dengan otoritas setempat dan memantau perkembangan situasi. Saluran komunikasi darurat juga telah dibuka selama 24 jam penuh. Hingga berita ini diturunkan, tidak ada laporan kerusakan properti milik WNI atau kebutuhan evakuasi khusus mengingat ketiga WNI tersebut dalam kondisi stabil dan aman. Kemlu tetap mengimbau WNI di Venezuela untuk selalu tenang, mengikuti arahan resmi, dan segera melapor ke KBRI jika mengalami kendala.

Beritadua.com akan terus memantau dan menyajikan informasi terbaru mengenai dampak gempa di Venezuela serta perlindungan terhadap warga negara Indonesia di sana.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
yudi-kurniawan

Editor Politik. Editor dinamika politik dan kekuasaan.

Comments (0)

User