Viral 3 Pengamen Bakar Pagar Rumah Warga di Bekasi, 1 Pelaku Ditangkap
Aksi nekat tiga orang pengamen yang mencoba membakar pagar rumah warga di kawasan Jatiwaringin, Pondok Gede, Kota Bekasi, Jawa Barat, menjadi viral di media sosial. Berdasarkan laporan yang dihimpun,
Aksi nekat tiga orang pengamen yang mencoba membakar pagar rumah warga di kawasan Jatiwaringin, Pondok Gede, Kota Bekasi, Jawa Barat, menjadi viral di media sosial. Berdasarkan laporan yang dihimpun, satu dari tiga pelaku telah berhasil diamankan oleh pihak kepolisian. Pelaku yang ditangkap berinisial AFH (20), sementara dua rekannya masih dalam pengejaran.
Kronologi Aksi Pembakaran Terekam Kamera
Peristiwa tersebut terekam dalam sebuah video amatir yang kemudian menyebar luas. Dalam rekaman itu, terlihat tiga orang pria mendatangi sebuah rumah. Mereka awalnya bersikap seolah-olah sedang mengamen di depan pagar. Namun, di tengah aksi tersebut, salah seorang pelaku secara tiba-tiba mengeluarkan benda yang diduga cairan mudah terbakar dan menyulutkannya ke bagian pagar.
Api langsung menyambar dan membakar sebagian pagar rumah. Sementara itu, seorang pelaku lainnya terlihat tenang dan terus berpura-pura memetik gitar sambil bernyanyi untuk mengalihkan perhatian warga sekitar. Setelah api mulai membesar, ketiganya langsung melarikan diri meninggalkan lokasi kejadian.
Penangkapan Pelaku dan Motif Sementara
Tim gabungan dari Polres Metro Bekasi yang menerima laporan langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan. Berdasarkan rekaman dan keterangan saksi di lokasi, polisi berhasil meringkus AFH di sekitar wilayah Bekasi. Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pengembangan untuk memburu dua pelaku lain yang identitasnya telah dikantongi.
Sementara itu, motif di balik aksi percobaan pembakaran ini masih didalami oleh penyidik. Dugaan awal, kejadian ini dipicu oleh rasa tidak senang pelaku terhadap pemilik rumah karena tidak memberikan uang saat mereka mengamen sebelumnya. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini dan kerusakan pada pagar dapat segera ditangani oleh pemilik rumah.
Comments (0)