Taman di Tarumajaya Bekasi Kini Jadi Tempat Pembuangan Sampah Liar
Kondisi memprihatinkan terjadi di kawasan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi. Sebuah taman yang semestinya menjadi ruang terbuka hijau dan tempat rekreasi warga, kini justru beralih fungsi menjadi lokasi p
Kondisi memprihatinkan terjadi di kawasan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi. Sebuah taman yang semestinya menjadi ruang terbuka hijau dan tempat rekreasi warga, kini justru beralih fungsi menjadi lokasi pembuangan sampah secara ilegal. Tumpukan limbah rumah tangga terlihat menggunung di berbagai sudut taman, merusak pemandangan sekaligus menimbulkan bau tak sedap.
Berdasarkan pantauan di lapangan, area yang dulunya tertata rapi dengan pepohonan dan bangku taman itu kini dipenuhi kantong plastik, sisa makanan, botol bekas, hingga perabotan rumah tangga yang sudah tidak terpakai. Beberapa titik bahkan sudah dipenuhi lalat dan menimbulkan genangan air kotor yang berpotensi menjadi sarang penyakit.
"Padahal dulu anak-anak main di sini, sekarang malah jadi kayak gunung sampah. Bau, banyak lalat. Kami yang tinggal di sekitar jadi terganggu," ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Keberadaan tempat pembuangan liar ini diduga akibat minimnya kesadaran sebagian warga dalam mengelola sampah serta kurangnya fasilitas pembuangan yang memadai di wilayah tersebut. Warga sekitar mengaku sudah berulang kali melaporkan kondisi ini kepada pihak kelurahan, namun hingga kini belum ada penanganan serius.
Selain merusak estetika lingkungan, penumpukan sampah di taman ini juga dikhawatirkan mencemari tanah dan air di sekitarnya. Limbah rumah tangga yang bercampur tanpa pengolahan bisa merembes ke dalam tanah dan memengaruhi kualitas air tanah yang digunakan warga.
Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui dinas terkait diharapkan segera turun tangan membersihkan area tersebut dan menyediakan tempat pembuangan sementara yang representatif. Sosialisasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan juga perlu digencarkan agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan. Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak berwenang mengenai langkah penanganan taman yang kini menjadi darurat sampah itu. Laporan ini disampaikan oleh tim Beritadua.com.
Comments (0)