Said Iqbal Fasilitasi Pembuatan BPJS untuk Tiga Karyawan Percetakan Korban Penyekapan di Jakpus
Jakarta - Tiga karyawan percetakan yang menjadi korban penyekapan di wilayah Jakarta Pusat kini mendapatkan perhatian serius dari pemerintah. Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Ke
Jakarta - Tiga karyawan percetakan yang menjadi korban penyekapan di wilayah Jakarta Pusat kini mendapatkan perhatian serius dari pemerintah. Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal, menyatakan bahwa pihaknya akan memfasilitasi pembuatan BPJS Kesehatan bagi ketiga pekerja tersebut.
Langkah cepat diambil menyusul kondisi ketiga korban yang kehilangan seluruh dokumen identitas diri selama peristiwa penyekapan berlangsung. Said Iqbal menegaskan bahwa pemulihan hak dasar para pekerja menjadi prioritas utama tim yang dipimpinnya.
"Saya sudah minta kepada staf PKP Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh untuk membuatkan BPJS Kesehatannya. Karena ini semua hilang semua nih, KTP-nya hilang, tanda dirinya hilang," ujar Said Iqbal dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (3/7/2026).
Hilangnya KTP dan tanda pengenal lainnya menjadi kendala administrasi yang cukup serius bagi para korban untuk mengakses layanan publik, termasuk layanan kesehatan yang sangat dibutuhkan setelah mengalami peristiwa traumatis. Menyadari hal itu, Said Iqbal memerintahkan staf khususnya untuk segera memproses penerbitan BPJS Kesehatan tanpa menunggu kelengkapan dokumen yang dalam kondisi normal wajib disertakan.
Proses pengurusan BPJS Kesehatan ini, menurut Said Iqbal, tidak hanya bersifat reaktif terhadap kondisi darurat tetapi juga sebagai bentuk perlindungan jangka panjang. Pihaknya ingin memastikan bahwa ketiga pekerja tersebut memiliki jaminan kesehatan yang memadai untuk menangani dampak fisik maupun psikologis akibat penyekapan.
"BPJS Kesehatannya sudah dalam pengurusan oleh staf yang saya pimpin, yaitu dari Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, untuk mengantisipasi hal-hal ke depan," lanjutnya.
Dari penelusuran media kami di lapangan, kasus penyekapan yang menimpa tiga karyawan percetakan ini telah menjadi sorotan publik sejak dilaporkan beberapa waktu lalu. Polda Metro Jaya saat ini masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap motif dan menangkap para pelaku yang diduga melibatkan lebih dari satu orang. Keberadaan para korban di Mapolda Metro Jaya saat konferensi pers berlangsung menunjukkan koordinasi antara tim Said Iqbal dan aparat kepolisian dalam menangani pemulihan korban.
Fasilitasi BPJS Kesehatan oleh pemerintah pusat melalui Penasihat Khusus Presiden ini diapresiasi oleh sejumlah kalangan pemerhati ketenagakerjaan. Mereka menilai langkah tersebut sebagai wujud kehadiran negara dalam melindungi buruh, khususnya yang menjadi korban tindak pidana dalam konteks hubungan industrial. Meskipun demikian, fokus utama publik saat ini tertuju pada pengungkapan tuntas kasus penyekapan tersebut oleh pihak kepolisian.
Said Iqbal menambahkan bahwa timnya akan terus mendampingi para korban selama proses penyelidikan berlangsung dan memastikan hak-hak mereka sebagai pekerja terpenuhi sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Pendampingan tersebut mencakup aspek hukum, psikososial, dan rehabilitasi kesehatan yang terintegrasi.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai perkembangan penyidikan kasus penyekapan tersebut. Namun, kehadiran para korban di Mapolda Metro Jaya mengindikasikan bahwa proses pemeriksaan dan pendampingan masih terus berjalan.
Comments (0)