Rencananya 11 Rusun Baru, Pramono Prioritaskan di Marunda dan Rorotan

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan pembangunan rumah susun (rusun) baru akan segera dimulai. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan, dua lokasi menjadi prioritas utama dalam

Jul 07, 2026 - 23:14
0 0
Rencananya 11 Rusun Baru, Pramono Prioritaskan di Marunda dan Rorotan

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan pembangunan rumah susun (rusun) baru akan segera dimulai. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan, dua lokasi menjadi prioritas utama dalam rencana pembangunan sebelas rusun yang telah dialokasikan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Kedua rusun tersebut adalah Rusun Marunda Klaster C dan Rusun Rorotan 9.

Pernyataan ini disampaikan Pramono di kawasan Jalan Latumenten, Jakarta Barat, pada Kamis (2/7/2026). Ia menjelaskan, dari total sebelas rusun baru milik Pemprov DKI yang direncanakan, dua di antaranya akan memulai tahap konstruksi dalam waktu dekat. Langkah ini diambil untuk mempercepat penyediaan hunian layak bagi warga Jakarta, terutama di wilayah yang selama ini minim akses perumahan vertikal.

Fokus pada Marunda dan Rorotan

Rusun Marunda Klaster C, yang berlokasi di Jakarta Utara, akan terdiri dari lima tower. Sementara itu, Rusun Rorotan 9 yang berada di Jakarta Timur dirancang memiliki tujuh tower. Kedua proyek ini dianggap mendesak karena tingginya permintaan hunian terjangkau serta padatnya permukiman di sekitar wilayah tersebut. Pramono menegaskan, pembangunan ini bukan sekadar menambah unit, tetapi menjawab kebutuhan masyarakat akan tempat tinggal yang sehat, aman, dan terintegrasi dengan fasilitas publik.

Di APBD kita direncanakan ada pembangunan 11 rumah susun baru milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Dari 11 itu, dua yang akan dibangun dalam waktu dekat ini yaitu Marunda Klaster C dari lima tower yang ada, kemudian juga Rorotan 9 dari tujuh tower yang direncanakan.

Gubernur menambahkan, penetapan prioritas ini sudah melalui kajian teknis dan kesiapan lahan yang dimiliki Pemprov DKI. Dengan demikian, diharapkan tak ada kendala berarti dalam memulai pembangunan fisik kedua rusun tersebut.

Sembilan Rusun Lainnya via Kolaborasi Pusat

Sebagai bagian dari strategi percepatan pembangunan perumahan, sembilan rusun lainnya tidak akan dibangun sendiri oleh Pemprov DKI. Pramono mengungkapkan, pembangunan sembilan rusun tersebut akan melibatkan kerja sama dengan pemerintah pusat melalui Program 3 Juta Rumah. Skema kolaborasi ini diyakini dapat mempercepat realisasi target sekaligus meringankan beban APBD DKI.

"Sembilan rusun lainnya akan kita bangun melalui kerja sama antara Pemprov DKI dan pemerintah pusat dalam Program 3 Juta Rumah," ujar Pramono disela kegiatannya. Ia optimistis sinergi ini akan memperkuat ketersediaan hunian vertikal di seluruh wilayah administrasi Jakarta, terutama untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Informasi yang dihimpun media kami menyebutkan, Program 3 Juta Rumah adalah inisiatif nasional yang bertujuan menyediakan hunian layak secara masif. Dengan menggandeng pemerintah pusat, Pemprov DKI berharap proses perizinan, pendanaan, dan pembebasan lahan dapat berjalan lebih lancar. Meski begitu, perincian lokasi dan jumlah tower untuk sembilan rusun tersebut masih dalam tahap finalisasi.

Dengan langkah konkret ini, diharapkan beban defisit hunian di Jakarta sedikit demi sedikit dapat berkurang. Pemprov DKI juga akan terus memantau progres pembangunan agar sesuai target dan tepat sasaran bagi warga yang membutuhkan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
arif-budianto

Editor Ekonomi. Editor analisis pasar dan bisnis.

Comments (0)

User