Proyek Lapangan di Jaksel Disetop Sementara Usai Bocah Terperosok hingga Meninggal
Jakarta - Sebuah proyek pembangunan lapangan multifungsi di kawasan Manggarai, Jakarta Selatan, dihentikan sementara oleh pihak berwajib. Penghentian ini dilakukan menyusul insiden tragis yang menimp
Jakarta - Sebuah proyek pembangunan lapangan multifungsi di kawasan Manggarai, Jakarta Selatan, dihentikan sementara oleh pihak berwajib. Penghentian ini dilakukan menyusul insiden tragis yang menimpa seorang anak laki-laki berinisial I (4) yang meninggal dunia setelah terperosok ke dalam lubang proyek.
Informasi ini dikonfirmasi langsung oleh Lurah Manggarai, M Arafat Dinsirat, kepada awak media kami pada Rabu (1/7/2026). Ia menyatakan bahwa penghentian aktivitas konstruksi tersebut merupakan bagian dari proses hukum yang tengah berjalan. "Iya, dihentikan oleh pihak kepolisian dalam rangka penyelidikan," ujar Arafat saat dihubungi.
Proyek Pencegahan Tawuran yang Berujung Duka
Berdasarkan laporan yang dihimpun, proyek lapangan multifungsi tersebut sebenarnya digagas dengan tujuan mulia, yakni untuk menekan angka tawuran pemuda yang kerap terjadi di wilayah Manggarai. Pemerintah setempat berharap kehadiran fasilitas umum ini dapat menjadi ruang positif bagi aktivitas warga, khususnya generasi muda.
Proyek tersebut baru berjalan singkat. Disebutkan bahwa pengerjaan lapangan itu dimulai pada 25 Juni 2026, atau kurang dari sepekan sebelum insiden memilukan terjadi. Peristiwa nahas yang merenggut nyawa bocah berusia empat tahun itu sontak mengguncang warga sekitar dan memicu respons cepat dari aparat kepolisian. Polisi kini tengah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta memeriksa sejumlah pihak, termasuk pengawas proyek, untuk menelusuri dugaan kelalaian prosedur keamanan.
"Iya, dihentikan oleh pihak kepolisian dalam rangka penyelidikan," kata Lurah Manggarai M Arafat Dinsirat saat dihubungi, Rabu (1/7/2026).
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi lebih lanjut mengenai kapan proyek tersebut akan kembali dilanjutkan. Garis polisi masih terpasang di sekeliling area lapangan yang kini lengang. Warga sekitar berharap penghentian sementara ini tidak berlarut-larut, namun tetap mengedepankan aspek keamanan dan evaluasi total agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.
Pihak berwenang mengimbau kepada seluruh pengelola proyek konstruksi, baik skala besar maupun kecil, untuk memperketat pengamanan area kerja dengan memasang pagar pembatas serta rambu peringatan yang jelas, terutama di lokasi yang berdekatan dengan permukiman padat penduduk dan area bermain anak-anak.
Comments (0)