Pramono Anung Wajibkan Plaza Senayan dan Senayan City Terhubung Jalur Bawah Tanah

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengumumkan rencana strategis untuk menghubungkan dua pusat perbelanjaan ikonik di kawasan Senayan, Plaza Senayan dan Senayan City, melalui pembangunan ja

Jul 06, 2026 - 13:22
0 0
Pramono Anung Wajibkan Plaza Senayan dan Senayan City Terhubung Jalur Bawah Tanah

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengumumkan rencana strategis untuk menghubungkan dua pusat perbelanjaan ikonik di kawasan Senayan, Plaza Senayan dan Senayan City, melalui pembangunan jalur pejalan kaki bawah tanah. Inisiatif ini diharapkan dapat memangkas kemacetan dan meningkatkan kenyamanan mobilitas masyarakat yang selama ini harus menyeberangi jalan raya yang sibuk hanya untuk berpindah antarmal. Selama bertahun-tahun, kedua properti yang terletak berdekatan itu sama sekali tidak memiliki akses langsung, sehingga pengunjung sering terkendala untuk mengakses fasilitas di kedua tempat tersebut.

Mengakhiri Ego Pengelola

Pramono secara terbuka menyampaikan bahwa akar dari ketiadaan konektivitas ini adalah ego masing-masing pengelola yang tidak pernah mencapai kesepakatan. Akibatnya, kawasan yang seharusnya terintegrasi justru terputus dan memperparah kepadatan lalu lintas di sekitar Jalan Asia Afrika dan Jalan Tentara Pelajar. Untuk memutus kebuntuan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengambil langkah tegas dengan mewajibkan pembangunan terowongan bawah tanah tanpa menunggu inisiatif dari pihak swasta.

"Untuk Senayan City dengan Plaza Senayan, itu juga saya wajibkan untuk dihubungkan di bawah. Egonya memang dari dulu tidak pernah ketemu," ujar Pramono di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Selasa (30/6/2026).

Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya sistematis Pemprov DKI untuk menata ulang kawasan bisnis dan komersial yang ramah pejalan kaki. Dengan adanya akses bawah tanah, pengunjung tidak perlu lagi berpanas-panas atau berdesakan di trotoar, sekaligus mengurangi interaksi antara pejalan kaki dan kendaraan yang berpotensi menyebabkan kecelakaan. Lebih dari itu, pengalihan pergerakan pejalan kaki ke bawah permukaan tanah akan membebaskan area jalan dari hambatan samping yang selama ini memperlambat arus lalu lintas.

Berdasarkan informasi yang dihimpun oleh media kami, rencana ini akan segera dibawa ke dalam forum koordinasi antara Pemprov DKI, pengelola Plaza Senayan, dan Senayan City. Detail seperti desain, biaya, dan jadwal pengerjaan akan dibahas intensif agar proyek ini bisa segera dimulai. Diharapkan dalam beberapa bulan ke depan, kesepakatan final bisa diteken dan groundbreaking dapat dilakukan sebelum akhir tahun 2026.

Pengamat perkotaan menilai langkah Pramono sangat tepat untuk memecahkan persoalan klasik yang kerap muncul dalam pengelolaan dua properti besar yang bersebelahan. Konektivitas seperti ini sudah banyak diterapkan di berbagai kota global untuk mengurangi kemacetan dan meningkatkan nilai kawasan. Selain manfaat lalu lintas, terowongan pejalan kaki itu juga diproyeksikan mendorong peningkatan kunjungan ke kedua mal karena kemudahan akses yang ditawarkan.

Pemprov DKI Jakarta berkomitmen untuk terus memperluas infrastruktur pejalan kaki dan transportasi ramah lingkungan. Tidak menutup kemungkinan, model penghubung bawah tanah ini akan direplikasi di titik-titik komersial lain yang menghadapi persoalan serupa. Dengan demikian, Jakarta dapat bertransformasi menjadi kota yang lebih manusiawi dan efisien bagi seluruh warganya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
lukman-hakim

Editor Analisis. Editor analisis mendalam isu publik.

Comments (0)

User