Prabowo Sambangi Sekolah Rakyat Banjarbaru, Siswa Serukan Yel-Yel Giat Belajar

Banjarbaru, Kalimantan Selatan — Suasana haru dan semangat menyelimuti halaman Sekolah Rakyat di kawasan Landasan Ulin, Banjarbaru, saat Presiden Prabowo S

Prabowo Sambangi Sekolah Rakyat Banjarbaru, Siswa Serukan Yel-Yel Giat Belajar

Banjarbaru, Kalimantan Selatan — Suasana haru dan semangat menyelimuti halaman Sekolah Rakyat di kawasan Landasan Ulin, Banjarbaru, saat Presiden Prabowo Subianto tiba dalam kunjungan kerjanya, Jumat (6/2/2026). Ratusan siswa berseragam khas berbaris rapi sambil melantunkan yel-yel yang menggema: “Kami janji giat belajar, untuk Indonesia jaya!” Sorak-sorai itu bukan sekadar sambutan, melainkan penegasan komitmen anak-anak dari keluarga prasejahtera yang mendapat kesempatan mengenyam pendidikan gratis melalui program unggulan pemerintah.

Rangkaian Kunjungan Kerja Presiden

Kedatangan Presiden Prabowo ke Sekolah Rakyat merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kerja ke Kalimantan Selatan untuk meninjau langsung implementasi program strategis nasional. Sekolah Rakyat sendiri adalah lembaga pendidikan formal yang digagas oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah bersama pemerintah daerah, ditujukan untuk menampung anak-anak dari keluarga kurang mampu, pekerja informal, dan warga yang selama ini kesulitan mengakses sekolah reguler. Kurikulumnya memadukan standar nasional dengan pendidikan karakter serta kecakapan vokasional sederhana.

Presiden tiba sekitar pukul 09.30 WITA dengan pengawalan ketat, namun langsung disambut hangat oleh para guru, orang tua murid, dan tentu saja para siswa yang sudah menanti sejak pagi. Kepala Sekolah, Nurul Hidayati, menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan tonggak sejarah bagi sekolah yang baru beroperasi penuh sejak awal tahun ajaran 2025/2026 itu. “Kehadiran Bapak Presiden memberikan motivasi luar biasa bagi anak-anak kami. Mereka merasa diakui dan diperhatikan oleh negara,” ujarnya.

Sambutan Meriah dan Yel-Yel Penyemangat

Sesaat setelah pintu mobil kepresidenan terbuka, tepuk tangan dan teriakan “Pak Prabowo! Pak Prabowo!” langsung membahana. Para siswa dengan kompak menampilkan barisan formasi huruf “R” dan “I” — melambangkan Rakyat Indonesia — sebelum kemudian menyanyikan yel-yel yang menjadi sorotan utama:

“Kami siswa Sekolah Rakyat, anak Indonesia yang hebat! Kami janji giat belajar, raih cita-cita setinggi langit! Terima kasih Pak Prabowo, terima kasih pemerintah! Kami siap membangun negeri, sekarang dan nanti!”

Presiden yang mengenakan kemeja putih lengan panjang tampak terharu dan beberapa kali mengusap sudut matanya. Beliau lalu membalas dengan memberikan semangat dan berpesan agar anak-anak tidak pernah putus asa. “Kalian adalah aset bangsa yang paling berharga. Tidak ada alasan untuk tidak sukses, karena negara hadir untuk kalian semua,” kata Presiden, disambut riuh.

Dialog Hangat Bersama Para Pelajar

Momen paling menyentuh terjadi ketika Presiden duduk lesehan di atas tikar anyaman bersama puluhan siswa. Beberapa anak dengan polos bertanya tentang masa kecil beliau, kesulitan yang pernah dihadapi, dan cara menjadi pemimpin. Presiden menjawab dengan gaya bercerita ringan, membuat anak-anak tertawa lepas. Salah seorang siswa kelas V, Ahmad Rizki, bahkan nekat maju untuk menyampaikan impiannya menjadi dokter militer. “Saya ingin sekali kuliah di Unhan, Pak. Tapi biayanya mahal,” ujarnya lirih. Presiden spontan menimpali, “Kalau kamu terus rajin belajar dan nilaimu bagus, negara akan bantu. Saya catat namamu ya.”

Dialog tersebut memperlihatkan pendekatan humanis Presiden dalam menyapa langsung akar rumput. Bagi para siswa yang sebagian besar berasal dari keluarga petani, pemulung, dan buruh serabutan, interaksi semacam ini memberi harapan baru bahwa mobilitas vertikal melalui pendidikan bukanlah hal mustahil.

Komitmen Pemerintah dalam Pendidikan

Dalam keterangan pers seusai acara, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah yang turut mendampingi menyampaikan bahwa hingga tahun 2026, target pendirian Sekolah Rakyat mencapai 500 unit di seluruh Indonesia. Dari jumlah tersebut, 127 unit sudah beroperasi penuh di berbagai provinsi, termasuk di daerah-daerah terpencil. Sekolah Rakyat di Banjarbaru sendiri menampung 340 siswa dari jenjang SD dan SMP dengan 24 guru tetap yang mendapatkan pelatihan khusus.

Program ini juga mendapatkan dukungan pendanaan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta dana CSR perusahaan BUMN. Sekolah Rakyat tidak hanya menyediakan pendidikan gratis, tetapi juga makan siang bergizi, seragam, alat tulis, dan asuransi kesehatan bagi seluruh siswa. Presiden menegaskan, “Investasi pada manusia adalah kunci kemenangan Indonesia di masa depan. Sekolah Rakyat adalah wujud nyata kehadiran negara di tengah-tengah masyarakat yang paling membutuhkan.”

Kunjungan ini diakhiri dengan penanaman pohon trembesi secara simbolis di halaman sekolah sebagai lambang keberlanjutan program. Siswa kembali menyanyikan lagu wajib nasional “Bagimu Negeri” sebelum Presiden meninggalkan lokasi menuju agenda berikutnya. Suasana kekeluargaan dan kebanggaan terasa kuat hingga acara berakhir.

[SOCIAL_TWEET]: Presiden Prabowo disambut yel-yel haru siswa Sekolah Rakyat Banjarbaru! “Kami janji giat belajar, untuk Indonesia jaya!” Kunjungan ini bukti negara hadir untuk semua anak bangsa. #Prabowo #SekolahRakyat #PendidikanUntukSemua[SOCIAL_TG]: 🇮🇩 Presiden Prabowo kunjungi Sekolah Rakyat Banjarbaru, disambut yel-yel penuh janji giat belajar. Anak-anak dari keluarga prasejahtera ini kini punya harapan baru. ❤️📚

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User