Mario Aji Finis ke-13 di FP2 Moto2 Jerman, Sempat Tembus 5 Besar
Pembalap Indonesia Mario Aji mengakhiri sesi latihan bebas kedua (FP2) Moto2 Jerman 2026 di Sirkuit Sachsenring pada Jumat (27/2) sore waktu setempat denga
Analisis Performa Mario Aji di Sachsenring
Jika mengupas data sektor waktu, Mario Aji sebenarnya mencatatkan progres signifikan di sektor 2 dan 3 yang mengutamakan kelincahan dan presisi cornering. Di dua sektor teknis itu, ia hanya tertinggal kurang dari 0,15 detik dari catatan terbaik Ortola. Mantan pembalap MotoGP yang kini menjadi komentator, John McPhee, mengamati peningkatan tersebut sebagai buah dari adaptasi Aji terhadap pengaturan sasis anyar. "Kami melihat peningkatan signifikan dari Mario dalam hal pengereman. Namun dia masih perlu menemukan kepercayaan diri saat keluar dari tikungan lambat, itulah kenapa dia kehilangan banyak waktu di sektor 4," ujar McPhee. Sektor terakhir yang berisi serangkaian tikungan derajat lambat menjadilemahannya: di sana ia kehilangan 0,4 detik hanya pada satu sektor. Jika mampu meningkatkan traksi dan akselerasi keluar tikungan, bukan tidak mungkin Mario akan konsisten masuk 10 besar pada sesi kualifikasi nanti.
Dominasi Ortola dan Peta Persaingan
Ivan Ortola menegaskan dominasinya di Sirkuit Sachsenring. Pembalap Spanyol itu menggeber motor MSI Racing dan mencatatkan waktu terbaik 1 menit 22,800 detik. Ia unggul 0,150 detik atas rekan setimnya, Sergio Garcia, yang menduduki posisi kedua. Persaingan di papan atas begitu ketat dengan selisih kurang dari setengah detik antara posisi pertama hingga kelima. Joe Roberts dari Italtrans Racing melengkapi tiga besar, disusul oleh Fermin Aldeguer dan Alonso Lopez.
| Posisi | Pembalap | Tim | Waktu Terbaik | Selisih |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Ivan Ortola | MSI Racing | 1:22.800 | - |
| 2 | Sergio Garcia | MSI Racing | 1:22.950 | +0,150 |
| 3 | Joe Roberts | Italtrans Racing | 1:23.010 | +0,210 |
| 4 | Fermin Aldeguer | Gresini Moto2 | 1:23.100 | +0,300 |
| 5 | Alonso Lopez | CAG SpeedUp | 1:23.150 | +0,350 |
Mario Aji sendiri mendekam di posisi ke-13 dengan 1:23.789, hanya terpaut 0,639 detik dari posisi kelima. Artinya, secara pace, Mario sebenarnya masih berada dalam jarak yang wajar untuk menembus Q2, terutama jika ia dapat memaksimalkan potensi di sektor 4.
Konteks Musim dan Peluang ke Depan
Hasil ini cukup krusial bagi Mario Aji yang tengah berjuang mengumpulkan poin di klasemen sementara Moto2 2026. Hingga menjelang seri Jerman, Aji berada di peringkat ke-20 dengan 5 poin dari dua balapan sebelumnya. Persaingan di grup menengah sangat padat, dengan selisih poin tipis antar pembalap peringkat 15 hingga 25. Finis di posisi 13 pada FP2 bukanlah hasil yang buruk, mengingat Sachsenring dikenal sebagai sirkuit yang sangat teknis dan tidak mudah bagi pembalap yang belum punya banyak pengalaman di sana. Selain itu, cuaca cerah dengan suhu lintasan 35°C juga menuntut manajemen ban yang presisi—faktor yang bisa menjadi pembeda di sesi kualifikasi dan balapan.
Sesi FP3 yang akan digelar Sabtu pagi menjadi kesempatan terakhir bagi Mario Aji dan tim untuk menemukan setelan optimal sebelum kualifikasi. Target realistisnya adalah menembus 10 besar pada FP3 dan mengamankan tempat di Q2 agar bisa start dari grid yang lebih menjanjikan. Dengan selisih waktu yang masih dalam jangkauan, bukan tidak mungkin kita akan melihat kejutan dari pembalap muda Indonesia ini.
[SOCIAL_FB]: Pembalap Indonesia Mario Aji mengakhiri FP2 Moto2 Jerman di posisi ke-13 setelah sempat masuk 5 besar. Ivan Ortola tampil terdepan dengan 1:22.800. Sesi kualifikasi digelar Sabtu besok. Simak analisis performanya di sini. [SOCIAL_THREADS]: Mario Aji tunjukkan potensi di FP2 Moto2 Jerman. Sempat tembus 5 besar di awal sesi, pembalap Indonesia itu akhirnya finis di posisi ke-13 dengan selisih kurang dari satu detik dari pemuncak. Ortola tercepat. Akankah Mario lolos Q2 besok? 👀 Tags: Moto2, Jerman, Mario Aji, Ivan Ortola, Sachsenring
Comments (0)