Polda Metro Soroti Fenomena Vape Narkoba Jadi Tren di Kalangan Remaja

Polda Metro Jaya mencatat penindakan yang signifikan terhadap peredaran narkoba di wilayah hukumnya sepanjang tahun 2026. Berdasarkan laporan yang dihimpun Beritadua.com, jajaran Polda Metro Jaya ber

Jul 08, 2026 - 05:31
0 0
Polda Metro Soroti Fenomena Vape Narkoba Jadi Tren di Kalangan Remaja

Polda Metro Jaya mencatat penindakan yang signifikan terhadap peredaran narkoba di wilayah hukumnya sepanjang tahun 2026. Berdasarkan laporan yang dihimpun Beritadua.com, jajaran Polda Metro Jaya bersama polres di bawahnya telah mengungkap lebih dari 3.800 kasus narkoba dan menangkap lebih dari 5.000 tersangka dalam kurun waktu tersebut. Temuan ini menunjukkan intensitas tinggi dari aktivitas peredaran gelap yang masih marak di ibu kota dan sekitarnya.

Di tengah berbagai modus yang digunakan para pengedar, salah satu yang mencuri perhatian kepolisian adalah penggunaan rokok elektronik atau vape sebagai medium penyelundupan dan distribusi zat adiktif. Dalam operasi yang digelar, pihak berwenang berhasil mengungkap aktivitas laboratorium gelap atau clandestine lab yang memproduksi vape mengandung zat etomidate. Dari kasus ini, petugas menangkap delapan orang tersangka yang diduga terlibat dalam jaringan produksi dan distribusi.

Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Ahmad David menyampaikan rincian barang bukti yang berhasil disita dalam pengungkapan tersebut. Jumlahnya sangat besar, mencakup 2.807 cartridge vape siap edar, 3,2 kilogram serbuk etomidate, serta 27.730 mililiter etomidate dalam bentuk cairan.

"Di mana serbuk etomidate dan cairan etomidate ini dapat memproduksi kurang lebih 450 ribu cartridge vape," ujar Kombes Ahmad David dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (26/6/2026).

Angka tersebut menunjukkan skala produksi yang masif dan potensi penyebaran yang sangat luas jika berhasil diedarkan ke masyarakat. Kombes Ahmad David menekankan bahwa fenomena vape narkoba kini menjadi perhatian serius khususnya mengingat tren penggunaan rokok elektronik yang semakin meningkat di kalangan remaja. Modus ini dinilai sangat berbahaya karena dapat menyesatkan konsumen, terutama generasi muda, yang mungkin tidak menyadari bahwa vape yang mereka konsumsi mengandung zat-zat berbahaya yang dapat menyebabkan ketergantungan dan efek negatif bagi kesehatan.

Polda Metro Jaya berkomitmen untuk terus mengintensifkan pengawasan dan operasi terhadap berbagai bentuk inovasi kejahatan narkoba, termasuk yang memanfaatkan perkembangan teknologi dan gaya hidup modern seperti vape. Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan tidak sembarangan menerima atau menggunakan produk vape yang tidak jelas asal-usul serta kandungannya agar terhindar dari jeratan zat adiktif yang membahayakan jiwa.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
yudi-kurniawan

Editor Politik. Editor dinamika politik dan kekuasaan.

Comments (0)

User