Sep 16, 2026
Hukum

Pertamina Kerahkan 17 Mobil Tangki Urai Antrean BBM Makassar

Kondisi antrean kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Kota Makassar, Sulawesi Selatan, mulai menunjukkan tren penuruna

Pertamina Kerahkan 17 Mobil Tangki Urai Antrean BBM Makassar

Kondisi antrean kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Kota Makassar, Sulawesi Selatan, mulai menunjukkan tren penurunan signifikan. PT Pertamina Patra Niaga mengambil langkah taktis dengan menggenjot kapasitas distribusi dan menambah armada pengangkut BBM demi memulihkan kestabilan pasokan energi bagi masyarakat perkotaan.

Pantauan langsung di lapangan dalam beberapa hari terakhir memperlihatkan antrean panjang kendaraan roda dua maupun roda empat di sejumlah jalur protokol Makassar. Lonjakan konsumsi harian dan dinamika logistik regional sempat menekan ketahanan stok harian di level SPBU, sehingga memicu kekhawatiran publik.

Kronologi Dinamika Distribusi dan Respons Cepat

Guna mengatasi hambatan distribusi serta mempercepat pemulihan stok di tingkat pengecer, manajemen Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memberlakukan skema intervensi darurat terhitung sejak akhir pekan lalu. Rangkaian langkah taktis tersebut mencakup:

  1. Pemetaan Titik Kritis: Mengidentifikasi SPBU dengan rasio antrean tertinggi di koridor padat mobilitas seperti Jalan AP Pettarani, Jalan Perintis Kemerdekaan, dan Jalan Urip Sumoharjo.
  2. Mobilisasi Armada Cadangan: Mengerahkan tambahan sebanyak 17 unit mobil tangki berkapasitas besar dari depot penyangga terdekat untuk memperkuat armada eksisting.
  3. Perpanjangan Jam Operasional: Mengubah ritme kerja Integrated Terminal Makassar menjadi 24 jam non-stop guna memastikan proses pemuatan BBM ke mobil tangki berjalan tanpa henti.
  4. Penyaluran Terarah: Memprioritaskan pengiriman BBM jenis Gasoline (Pertalite dan Pertamax) serta Gasoil (Solar) ke titik-titik SPBU yang mengalami lonjakan permintaan tinggi.
"Langkah penambahan 17 armada mobil tangki serta pengoperasian depot selama 24 jam penuh merupakan komitmen kami untuk memastikan pasokan BBM di Makassar tetap aman dan antrean dapat terurai secara tuntas dalam waktu sesingkat-singkatnya," demikian pernyataan resmi perwakilan manajemen Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi.

Strategi Intervensi Logistik Terintegrasi

Berdasarkan investigasi rantai pasok, ketersediaan stok produk bahan bakar minyak di Integrated Terminal Makassar sebenarnya berada pada level sangat aman dengan ketahanan operasional rata-rata di atas 10 hingga 14 hari. Kendala utama bertumpu pada laju pengantaran (*throughput*) dari terminal pengisian menuju tangki pendam SPBU di tengah padatnya lalu lintas harian perkotaan.

Melalui injeksi tambahan 17 mobil tangki tersebut, frekuensi pengiriman bahan bakar melonjak hingga lebih dari 30 persen dibanding hari biasa. Pola rotasi pengemudi juga diatur dalam sistem *shift* ganda guna menjamin keandalan keselamatan dan ketepatan waktu pengiriman BBM hingga dini hari.

Hasil Pantauan Lapangan: Jalur Pengisian Kembali Kondusif

Memasuki awal pekan ini, pantauan di sejumlah SPBU strategis di kawasan Panakkukang, Tamalanrea, dan Biringkanaya memperlihatkan aktivitas pengisian bahan bakar telah berangsur tertib. Antrean kendaraan yang sebelumnya mengular hingga ke badan jalan kini sudah terserap ke dalam area pulau pompa (*island pump*).

Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan wajar tanpa perlu melakukan pembelian berlebih (*panic buying*). Pertamina bersama aparat keamanan setempat juga terus melakukan pengawasan ketat guna mencegah potensi penyalahgunaan BBM bersubsidi di seluruh wilayah Sulawesi Selatan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS nadia-rahmawati

Reporter Nasional. Reporter isu nasional dan kebijakan publik.

Comments (0)

User