Sep 16, 2026
Hukum

NASA Resmi Pensiunkan Laptop ThinkPad dari ISS Setelah Tiga Dekade

Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) secara resmi mengakhiri masa tugas jajaran laptop ThinkPad di Stasiun Luar Angkasa Internasional (In

NASA Resmi Pensiunkan Laptop ThinkPad dari ISS Setelah Tiga Dekade

Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) secara resmi mengakhiri masa tugas jajaran laptop ThinkPad di Stasiun Luar Angkasa Internasional (International Space Station/ISS). Keputusan ini menandai berakhirnya rekam jejak panjang selama lebih dari tiga dekade bagi lini laptop legendaris tersebut dalam mendukung misi antariksa berawak dan eksperimen sains di orbit bumi rendah.

Investigasi atas peremajaan perangkat keras di ISS menunjukkan bahwa kebutuhan komputasi modern, pemrosesan data berkecepatan tinggi, dan integrasi sistem telemetri generasi baru menuntut platform perangkat keras yang lebih mutakhir guna menggantikan armada laptop yang telah beroperasi selama puluhan tahun.

Kronologi Perjalanan Tiga Dekade ThinkPad di Luar Angkasa

Sejak era pesawat ulang-alik hingga operasional penuh laboratorium orbital ISS, ThinkPad telah menjadi standar emas komputasi astronaut. Berikut adalah linimasa penting kiprah perangkat tersebut:

  1. Tahun 1993: IBM ThinkPad 750C mencatat sejarah sebagai laptop komersial pertama yang terbang ke luar angkasa bersama armada Space Shuttle Endeavour pada misi STS-57 untuk membantu perbaikan teleskop dan pemantauan kabin.
  2. Tahun akhir 1990-an: Model ThinkPad 760ED dan 770 mulai diintegrasikan ke modul-modul awal ISS saat stasiun luar angkasa tersebut mulai dirakit di orbit.
  3. Tahun 2000-an: Peningkatan ke model ThinkPad A31p dan T61p dilakukan secara berkala untuk menangani beban kerja sistem navigasi pendukung, komunikasi surel astronaut, serta pengendalian muatan sains.
  4. Tahun 2010 hingga sekarang: Di bawah bendera Lenovo, puluhan unit ThinkPad seri T dan W tetap bertugas di modul Amerika, Eropa, hingga Jepang sebelum akhirnya program peremajaan bertahap menuju unit komputasi generasi baru dituntaskan.
"Mengoperasikan perangkat keras komersial di lingkungan mikrogravitasi menuntut keandalan ekstrem. Setiap sirkuit harus tahan terhadap radiasi kosmik dan sistem pendingin harus bekerja tanpa sirkulasi udara alami," ungkap seorang analis sistem avionik kedirgantaraan.

Tantangan Teknis dan Modifikasi Khusus Lingkungan Gravitasi Nol

Penggunaan laptop di ISS bukan sekadar membeli unit komersial dari rak toko. NASA bersama tim insinyur harus melakukan serangkaian modifikasi ketat guna memastikan keselamatan stasiun:

  • Sistem Pendingin Termal: Di lingkungan tanpa gravitasi, udara panas tidak bergerak naik secara alami. Kipas pendingin internal harus disesuaikan agar tidak memicu panas berlebih (overheating) yang berisiko merusak komponen vital.
  • Keamanan Material: Pengujian ketat dilakukan terhadap material plastik guna mencegah pelepasan gas beracun (off-gassing) di dalam kabin tertutup.
  • Ketahanan Radiasi: Sirkuit daya dan media penyimpanan dimodifikasi agar tahan terhadap partikel radiasi ionisasi tinggi yang kerap menyebabkan galat sistem (single-event upsets).

Arah Baru Komputasi Orbital Masa Depan

Pensiunnya armada ThinkPad dari ISS membuka babak baru bagi modernisasi ekosistem digital NASA. Laboratorium antariksa kini bertransisi menggunakan perangkat kerja bergerak (mobile workstation) modern dengan kartu grafis terdedikasi dan arsitektur prosesor mutakhir untuk mempercepat pengolahan data kecerdasan buatan, visualisasi spasial, serta eksperimen biologis secara langsung di orbit tanpa harus menunggu transfer data ke stasiun bumi.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS nadia-rahmawati

Reporter Nasional. Reporter isu nasional dan kebijakan publik.

Comments (0)

User