Perayaan kemenangan yang berlangsung meriah usai Meksiko memastikan diri melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 berub

Berdasarkan laporan yang dihimpun media kami dari otoritas setempat pada Kamis (2/7/2026), total korban meninggal dalam gelombang selebrasi tersebut kini mencapai empat orang. Jumlah ini meningkat da

Jul 08, 2026 - 05:05
0 0
Perayaan kemenangan yang berlangsung meriah usai Meksiko memastikan diri melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 berub

Berdasarkan laporan yang dihimpun media kami dari otoritas setempat pada Kamis (2/7/2026), total korban meninggal dalam gelombang selebrasi tersebut kini mencapai empat orang. Jumlah ini meningkat dari laporan awal yang sebelumnya hanya menyebutkan dua korban jiwa pada hari pertama perayaan.

Kronologi Maut di Tengah Pesta Rakyat

Pesta kemenangan itu sendiri digelar secara spontan setelah peluit panjang pertandingan dramatis antara Meksiko dan Ekuador dibunyikan. Ribuan suporter yang memadati alun-alun utama dan jalan-jalan protokol di ibu kota, termasuk di pusat historis Zócalo, larut dalam kegembiraan hingga larut malam.

Namun, euforia yang tak terkendali itu perlahan berujung pada kekacauan. Beberapa kelompok suporter nekat memanjat tiang lampu dan rambu lalu lintas, sementara yang lain memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi di tengah kerumunan. Kondisi ini memicu sejumlah kecelakaan fatal yang merenggut nyawa para korban di lokasi yang berbeda.

"Ini adalah kabar duka yang sangat mendalam. Sepak bola seharusnya menjadi momen pemersatu dan kebahagiaan, bukan tragedi yang merenggut nyawa. Empat warga kami telah tiada di tengah selebrasi, dan kami tengah mengidentifikasi korban serta melakukan investigasi menyeluruh terkait insiden ini," ujar seorang pejabat kepolisian setempat dalam keterangan pers yang dikutip media kami.

Penyebab Tragedi dan Korban Terus Bertambah

Dari total empat korban yang tercatat, dua di antaranya dilaporkan meninggal di tempat akibat luka parah di bagian kepala setelah terjatuh dari ketinggian saat mencoba memanjat monumen bersejarah. Sementara itu, dua korban lainnya meregang nyawa akibat insiden tabrak lari yang diduga melibatkan pengendara yang kehilangan kendali di tengah massa.

Pihak berwenang juga telah mendirikan posko darurat medis di sekitar titik berkumpulnya massa. Tim medis melaporkan setidaknya belasan suporter lainnya harus mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit akibat luka-luka, patah tulang, hingga sesak napas karena terinjak-injak kerumunan.

Insiden serupa sebenarnya telah diantisipasi sebelumnya oleh pemerintah kota. Panggung hiburan dan pengamanan ekstra telah disiagakan untuk mencegah chaos. Sayangnya, volume massa yang membludak melebihi kapasitas prediksi membuat arus pergerakan manusia sulit dikendalikan.

Kepolisian menyatakan bahwa seluruh area perayaan kini telah disterilkan sementara untuk proses evakuasi dan olah tempat kejadian perkara. Mereka juga tengah memeriksa rekaman kamera pengawas untuk mengidentifikasi para pengendara yang diduga memicu terjadinya kecelakaan maut tersebut. Masyarakat diminta untuk tenang dan tidak menyebarkan video amatir yang mengandung unsur kekerasan demi menghormati keluarga korban.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
mega-lestari

Reporter Internasional. Reporter isu internasional dan geopolitik.

Comments (0)

User