Pembangunan Sekolah Rakyat di Bener Meriah Terus Dimatangkan, Alternatif Lahan Disiapkan

Pemerintah Kabupaten Bener Meriah bersama Kementerian Sosial terus mematangkan rencana pembangunan Sekolah Rakyat di wilayah tersebut. Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono menerima audiensi Bupati

Jul 08, 2026 - 19:36
0 0
Pembangunan Sekolah Rakyat di Bener Meriah Terus Dimatangkan, Alternatif Lahan Disiapkan

Pemerintah Kabupaten Bener Meriah bersama Kementerian Sosial terus mematangkan rencana pembangunan Sekolah Rakyat di wilayah tersebut. Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono menerima audiensi Bupati Bener Meriah Armia untuk membahas perkembangan usulan pembangunan satuan pendidikan yang menjadi prioritas pemerintah pusat ini.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Armia mengungkapkan bahwa pihaknya semula telah menyediakan lahan di pusat kota seluas 5 hektare. Namun, setelah dilakukan verifikasi, lahan tersebut dinyatakan belum memenuhi persyaratan teknis pembangunan Sekolah Rakyat yang membutuhkan area minimal 6,8 hektare. Kendala ini tidak menyurutkan komitmen pemerintah daerah untuk merealisasikan proyek pendidikan tersebut.

Menanggapi persyaratan lahan yang lebih luas, Bupati Armia menyatakan kesiapan menghadirkan sejumlah alternatif lokasi. Ia menegaskan bahwa ketersediaan tanah bukanlah hambatan berarti bagi Kabupaten Bener Meriah. "Kita alternatifnya lahannya banyak, Pak. Jadi intinya, Pak, kalau masalah tanah, saya kira tidak ada persoalan, masalah listrik ada, air ada. Kita sudah minta hibah lahan dari Kementerian Pertanian," ujar Armia dalam keterangan tertulis, Senin (22/6/2026).

Kita alternatifnya lahannya banyak, Pak. Jadi intinya, Pak, kalau masalah tanah, saya kira tidak ada persoalan, masalah listrik ada, air ada. Kita sudah minta hibah lahan dari Kementerian Pertanian.

Pernyataan tersebut menunjukkan optimisme pemerintah daerah dalam mengakselerasi proses penyediaan infrastruktur dasar Sekolah Rakyat. Selain kepastian lahan, faktor pendukung seperti ketersediaan jaringan listrik dan sumber air bersih juga telah dipastikan tersedia di lokasi alternatif yang tengah dikaji. Langkah strategis lain yang ditempuh adalah mengajukan permohonan hibah lahan kepada Kementerian Pertanian, yang diharapkan dapat mempercepat realisasi pembangunan tanpa terbentur persoalan pembebasan tanah.

Sekolah Rakyat sendiri merupakan program unggulan pemerintah yang dirancang untuk memberikan akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat dari keluarga kurang mampu. Kehadiran sekolah ini di Bener Meriah diharapkan mampu memutus rantai kemiskinan melalui jalur pendidikan, sejalan dengan visi pembangunan sumber daya manusia yang inklusif dan berkeadilan. Pemerintah pusat dan daerah berkomitmen untuk menuntaskan seluruh tahapan persiapan agar pembangunan fisik dapat segera dimulai.

Audiensi antara Wamensos Agus Jabo Priyono dan Bupati Armia ini menjadi bagian dari rangkaian koordinasi intensif yang dilakukan Kementerian Sosial dengan berbagai pemerintah daerah di seluruh Indonesia. Hingga saat ini, sejumlah kabupaten dan kota telah menyatakan kesiapan menyediakan lahan untuk pembangunan Sekolah Rakyat, dan Bener Meriah menjadi salah satu daerah yang menunjukkan progres signifikan dalam tahap persiapan.

Dengan terpenuhinya syarat lahan seluas 6,8 hektare, Sekolah Rakyat di Bener Meriah akan memiliki ruang yang memadai untuk fasilitas belajar mengajar, asrama, area olahraga, serta sarana penunjang lainnya. Desain sekolah yang terintegrasi ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif bagi para peserta didik. Pemerintah daerah optimistis seluruh persyaratan dapat dipenuhi dalam waktu dekat sehingga proses lelang dan konstruksi dapat segera berjalan sesuai target yang telah ditetapkan. Laporan perkembangan selanjutnya akan terus disampaikan melalui media kami, Beritadua.com.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
mega-lestari

Reporter Internasional. Reporter isu internasional dan geopolitik.

Comments (0)

User