Paripurna DPR, Banggar Serahkan Laporan Pembahasan RAPBN dan RKP 2027

Badan Anggaran (Banggar) DPR RI menyerahkan hasil pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) dan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2027 dalam rapat paripurna yang digelar hari i

Jul 06, 2026 - 13:14
0 0
Paripurna DPR, Banggar Serahkan Laporan Pembahasan RAPBN dan RKP 2027

Badan Anggaran (Banggar) DPR RI menyerahkan hasil pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) dan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2027 dalam rapat paripurna yang digelar hari ini. Penyerahan laporan tersebut menjadi langkah awal sebelum nantinya dijadikan pedoman resmi bagi pemerintah dalam menyusun RAPBN tahun 2027 mendatang.

Rapat paripurna berlangsung di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Kamis (2/7/2026). Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua Banggar DPR RI Wihadi Wijanto menyampaikan laporan hasil pembahasan pendahuluan mengenai RAPBN dan RKP 2027. Ia menjelaskan bahwa proses pembahasan telah dilakukan secara intensif bersama sejumlah pihak terkait, termasuk jajaran pemerintah dan lembaga keuangan negara.

"Menindaklanjuti UU, Tatib, dan surat tersebut Badan Anggaran telah melakukan pembahasan dengan Menteri Keuangan, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional, dan Kepala Bappenas dan Gubernur Bank Indonesia pada tanggal 9 sampai 29 Juni 2026," ujar Wihadi Wijanto dalam rapat paripurna, sebagaimana dilaporkan Beritadua.com.

Sebagaimana diketahui, proses pembahasan RAPBN dan RKP melibatkan berbagai stakeholders utama untuk memastikan perencanaan anggaran dan program pembangunan nasional berjalan selaras. Dalam periode 9 hingga 29 Juni 2026 lalu, Banggar DPR menggelar serangkaian pertemuan dengan Menteri Keuangan Purbaya hingga Gubernur Bank Indonesia.

Pedoman Penyusunan Anggaran Negara

Hasil pembahasan yang diserahkan dalam rapat paripurna ini rencananya akan menjadi landasan bagi pemerintah dalam menyusun RAPBN 2027. Dokumen tersebut memuat berbagai asumsi dasar ekonomi, target pembangunan, serta kebijakan fiskal yang akan diterapkan pada tahun anggaran mendatang.

Dengan diserahkannya laporan pembahasan tersebut, DPR dan pemerintah diharapkan dapat segera menyepakati arah kebijakan fiskal serta prioritas pembangunan nasional. Langkah ini juga menjadi bagian dari mekanisme checks and balances dalam sistem ketatanegaraan Indonesia, memastikan alokasi anggaran negara benar-benar menyentuh sektor-sektor strategis dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Rapat paripurna kali ini menjadi momentum penting dalam siklus perencanaan dan penganggaran nasional. Ke depan, publik menantikan keseriusan para pemangku kebijakan dalam menyusun anggaran yang tidak hanya fokus pada pemulihan ekonomi, tetapi juga mendorong transformasi struktural bagi penguatan daya saing bangsa.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
lukman-hakim

Editor Analisis. Editor analisis mendalam isu publik.

Comments (0)

User