Misteri Teror Api di Rumah Fia Usai 127 Kali Kebakaran

Sleman — Sebuah fenomena membingungkan sekaligus mencekam akhirnya menemui titik teduh. Rumah milik seorang warga bernama Mutfiana, yang akrab disapa Fia, di kawasan Kasuran Mriyan X, Kalurahan Mar

Jul 08, 2026 - 05:54
0 0
Misteri Teror Api di Rumah Fia Usai 127 Kali Kebakaran

Sleman — Sebuah fenomena membingungkan sekaligus mencekam akhirnya menemui titik teduh. Rumah milik seorang warga bernama Mutfiana, yang akrab disapa Fia, di kawasan Kasuran Mriyan X, Kalurahan Margodadi, Kapanewon Seyegan, Kabupaten Sleman, tercatat mengalami kebakaran misterius sebanyak 127 kali dalam kurun waktu singkat.

Berdasarkan laporan yang dihimpun media kami pada Minggu (21/6/2026), Fia mengonfirmasi bahwa rentetan peristiwa di luar nalar itu mulai terjadi sejak 23 Mei 2026 lalu. Api yang muncul secara tiba-tiba dari berbagai sudut rumah tanpa sebab yang jelas memaksa sang pemilik untuk mengambil langkah drastis demi keselamatan.

Merasa cemas akan keselamatan jiwa dan sisa harta benda yang ia miliki, Fia akhirnya memutuskan untuk mengevakuasi seluruh barang-barangnya ke luar dari titik rawan. Langkah ini diambil setelah puluhan hingga lebih dari seratus kali insiden api menyambar secara sporadis di kediamannya. Tak hanya perabotan, material yang mudah terbakar menjadi prioritas utama untuk segera dijauhkan dari bangunan utama rumah.

Efek Evakuasi dan Ketenangan Baru

Menariknya, pasca pemindahan barang-barang yang rentan tersulut api, teror panas yang sempat menghantui kehidupan Fia dan keluarganya perlahan meredup. Suasana mencekam akibat dentuman kecil dan kemunculan lidah api mendadak kini tidak lagi terasa. Fia menyatakan bahwa sejak evakuasi material mudah terbakar itu dilakukan, fenomena ganjil tersebut tidak muncul kembali.

Kini, Fia berencana untuk memulai lembaran baru dengan menempati bagian lantai dua dari rumahnya. Area tersebut dinilai lebih aman dan steril dari berbagai benda yang sebelumnya diduga menjadi medium awal kemunculan api misterius.

“Setelah berhari-hari merasa was-was dan tidak bisa tidur nyenyak, akhirnya situasi mulai normal. Tidak ada lagi asap tiba-tiba atau nyala api yang muncul dari perabotan kosong,” ungkap seorang kerabat yang mendampingi Fia saat proses evakuasi.

Rangkaian 127 kejadian kebakaran ini sebelumnya sempat mengundang perhatian publik karena dianggap melampaui logika fisika biasa. Api kerap menyambar dari titik yang tidak memiliki sumber panas, seperti kasur, lemari, hingga tumpukan pakaian dalam kondisi basah sekalipun. Berbagai spekulasi dan analisis dari unsur ilmiah hingga kultural sempat mewarnai perbincangan warga setempat.

Dengan berhentinya teror tersebut, harapan akan kehidupan normal kembali terbuka lebar bagi Fia. Meski begitu, pengalaman traumatis akibat 127 kali kebakaran hanya dalam hitungan minggu tentu akan menjadi catatan kelam yang sulit terlupakan. Pihak berwenang setempat masih terus memantau perkembangan kondisi rumah tersebut sembari memastikan tidak ada potensi bahaya susulan yang mengintai penghuninya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
mega-lestari

Reporter Internasional. Reporter isu internasional dan geopolitik.

Comments (0)

User