Oct 05, 2026
Hukum

Mesuji Distribusi Air Bersih, IIB Darmajaya dan UIGM Teken MoU

Di tengah terik yang kian menyengat, dua kabar penting datang dari Sumatera bagian selatan pada Selasa (14/7/2026). Di Kabupaten Mesuji, Lampung, musim kem

Mesuji Distribusi Air Bersih, IIB Darmajaya dan UIGM Teken MoU

Di tengah terik yang kian menyengat, dua kabar penting datang dari Sumatera bagian selatan pada Selasa (14/7/2026). Di Kabupaten Mesuji, Lampung, musim kemarau mulai menggigit dan memaksa pemerintah daerah menggelar operasi distribusi air bersih darurat. Sementara itu di Bandar Lampung, Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya menandatangani nota kesepahaman strategis dengan Universitas Indo Global Mandiri (UIGM) Palembang. Dua peristiwa yang berbeda—satu menyangkut ketahanan hayati, satu lagi menyangkut ketahanan intelektual—ini mencerminkan dinamika masyarakat Lampung dan Sumatera Selatan yang terus bergerak adaptif menghadapi tantangan.

Kemarau Mengetuk Pintu Desa

Matahari di atas Desa Muara Mas, Kecamatan Mesuji Timur, terasa lebih beringas dari biasanya. Sumber-sumber air yang biasanya mengalir jernih kini surut, bahkan beberapa sumur warga mengering total. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mesuji mencatat penurunan debit air yang signifikan di sejumlah titik. Menindaklanjuti laporan warga, BPBD langsung mengerahkan armada tangki air berkapasitas 2.000 liter per unit untuk menjangkau desa-desa yang paling terdampak.

Plt. Kepala Pelaksana BPBD Mesuji, Angga Pramudita, menegaskan bahwa langkah ini adalah respons cepat atas indikasi krisis air yang kian meluas.

“Sejumlah wilayah sudah mengalami penurunan debit air bahkan kekeringan. Kami telah menyalurkan bantuan air bersih secara bertahap ke titik-titik terdampak, salah satunya ke Desa Muara Mas, Kecamatan Mesuji Timur,” ujar Angga.

Distribusi dilakukan secara bertahap dan diprioritaskan bagi keluarga yang paling kesulitan mengakses air layak konsumsi. Tidak hanya mengirimkan air, BPBD juga mengimbau warga untuk menggunakan air secara bijak, menjaga sumber-sumber air yang masih tersisa, serta melaporkan potensi titik kering baru. Angga menambahkan bahwa pihaknya akan terus memantau perkembangan di lapangan dan siap menambah volume distribusi jika kebutuhan meningkat. Pemerintah daerah juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko kekeringan lanjutan serta menjaga lingkungan sebagai langkah antisipasi jangka panjang.

Kolaborasi Kampus untuk Tridarma yang Berdampak

Berjarak sekitar tiga jam perjalanan dari Mesuji, hawa akademik di Kampus IIB Darmajaya, Bandar Lampung, terasa hangat dengan kunjungan jajaran pimpinan UIGM Palembang. Di sebuah ruang pertemuan yang didominasi warna biru khas kampus tersebut, Wakil Rektor Bidang Nonakademik IIB Darmajaya, Muprihan Thaib, S.Sos., M.M., menyambut langsung rombongan. Suasana penuh semangat kolaboratif mewarnai penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Implementation Agreement (IA) antara kedua institusi.

Muprihan Thaib dalam sambutannya menekankan bahwa kerja sama ini tidak boleh berhenti pada seremoni belaka.

“Kami sangat mengapresiasi silaturahmi akademik ini. Penandatanganan MoU dan IA ini harus menjadi fondasi bagi program nyata, bukan sekadar dokumen yang disimpan di laci. Kami ingin implementasi yang terukur dalam pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat,” tegas Muprihan.

UIGM, yang telah dikenal sebagai salah satu perguruan tinggi swasta terkemuka di Palembang, membawa visi sinergi yang sejalan. Kedua kampus berkomitmen untuk mengoptimalkan pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi melalui pertukaran dosen dan mahasiswa, riset bersama, seminar, serta program pengabdian masyarakat yang terintegrasi. Dokumen Implementation Agreement menjadi panduan operasional agar setiap butir kesepakatan dapat segera dieksekusi dengan indikator capaian yang jelas.

Para pimpinan fakultas dan unit kerja dari kedua kampus terlihat aktif membahas rencana aksi jangka pendek. Mulai dari workshop penulisan jurnal internasional hingga program KKN tematik yang melibatkan mahasiswa kedua belah pihak. Semangat kolaboratif ini diharapkan menular dan memperkuat daya saing sumber daya manusia di Sumatera.

Dua Sisi Adaptasi: Alam dan Intelektual

Mesuji yang berjuang melawan krisis air dan IIB Darmajaya-UIGM yang menjalin kemitraan strategis adalah potret adaptasi yang saling melengkapi. Di satu sisi, iklim menguji ketangguhan masyarakat dan kecepatan respons birokrasi. Di sisi lain, dunia pendidikan tinggi tak henti merawat kolaborasi agar pengetahuan dan inovasi terus mengalir—layaknya distribusi air yang turut menyambung kehidupan di musim kemarau. Kedua peristiwa ini mengingatkan bahwa pembangunan daerah membutuhkan sinergi lintas sektor: infrastruktur dasar, lingkungan, hingga sumber daya manusia yang berkualitas.

Dengan kapasitas tangki yang terus berkeliling di Mesuji dan tinta MoU yang mulai menggerakkan program bersama di kampus, masyarakat bisa optimis bahwa setiap tantangan—alam maupun struktural—akan selalu menemukan jawaban. Pemerintah dan akademisi, di Lampung dan Palembang, sedang menulis lembaran solusi bersama.

Kata Kunci: kekeringan, BPBD Mesuji, IIB Darmajaya, UIGM, kolaborasi perguruan tinggi [SOCIAL_TWEET]: 🚰 BPBD Mesuji salurkan air bersih ke desa kekeringan. 📚 IIB Darmajaya & UIGM teken MoU pengembangan Tridarma. Dua kabar penting dari Lampung-Sumsel hari ini. #KekeringanMesuji #KerjasamaKampus #PendidikanTinggi[SOCIAL_TG]: 🌡️ Dampak kemarau di Mesuji makin terasa, BPBD kirim tangki air ke titik-titik kering. 🎓 Di saat bersamaan, IIB Darmajaya dan UIGM Palembang tandatangani MoU pengembangan Tridarma. Dua berita dalam satu nafas kemajuan daerah.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS admin

Comments (0)

User