Menakar Masa Depan Candi Prambanan, Warisan Budaya yang Akan Dikunjungi PM Modi

Kunjungan Perdana Menteri India Narendra Modi ke Yogyakarta pada Rabu (8/7) membawa secercah harapan bagi pelestarian Candi Prambanan. Dalam lawatan tersebut, PM Modi dikabarkan akan memberikan bantu

Jul 08, 2026 - 08:46
0 0
Menakar Masa Depan Candi Prambanan, Warisan Budaya yang Akan Dikunjungi PM Modi

Kunjungan Perdana Menteri India Narendra Modi ke Yogyakarta pada Rabu (8/7) membawa secercah harapan bagi pelestarian Candi Prambanan. Dalam lawatan tersebut, PM Modi dikabarkan akan memberikan bantuan konkret untuk merestorasi kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia ini.

Komitmen India itu sendiri sejatinya telah mengemuka sejak pertemuan bilateral antara Presiden Prabowo Subianto dan PM Modi pada 24–26 Januari tahun lalu. Dalam forum tingkat tinggi tersebut, kedua pemimpin sepakat menjalin kerja sama di bidang kebudayaan, dengan fokus utama pada revitalisasi dan restorasi Candi Prambanan.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengungkapkan, dari ratusan bangunan yang tersebar di kompleks Prambanan, upaya pemugaran sejauh ini baru menyentuh sekitar 30 candi utama. Sementara itu, ratusan candi perwara—candi-candi kecil yang mengelilingi bangunan inti—masih terbengkalai, bahkan sebagian besar hanya menyisakan tumpukan batu reruntuhan yang belum tertata kembali.

“Dari ratusan bangunan di kompleks Prambanan, pemugaran baru menyentuh sekitar 30 candi utama. Ratusan candi perwara yang lebih kecil masih menunggu, sebagian masih berupa reruntuhan batu yang belum tersusun kembali,” ujar Fadli Zon.

Kondisi ini menempatkan bantuan India pada posisi yang sangat strategis. Suntikan dana dan keahlian teknis dari negeri asal peradaban Hindu-Buddha itu dinilai mampu mempercepat proses rekonstruksi candi-candi perwara yang hingga kini belum tersentuh. Lebih dari sekadar memugar batu, restorasi Prambanan diharapkan dapat memperkuat narasi hubungan budaya India-Indonesia yang telah berusia ribuan tahun. Semangat inilah yang mendasari komitmen bersama kedua negara, sekaligus menjadi babak baru bagi masa depan warisan dunia tersebut, demikian laporan Beritadua.com.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
sarah-anjani

Fact Checker. Memverifikasi klaim politik dan narasi publik.

Comments (0)

User