Kronologi Lengkap Kecelakaan Maut Bus Pelangi di Tol Permai, Sopir Kabur Jadi Buruan Polisi
Pekanbaru, - Tragedi memilukan terjadi di ruas Jalan Tol Pekanbaru-Dumai (Permai) pada Selasa (7/7/2026). Sebuah bus penumpang merek Pelangi terlibat kecelakaan dahsyat dengan sebuah truk tronton di
Pekanbaru, - Tragedi memilukan terjadi di ruas Jalan Tol Pekanbaru-Dumai (Permai) pada Selasa (7/7/2026). Sebuah bus penumpang merek Pelangi terlibat kecelakaan dahsyat dengan sebuah truk tronton di Km 2, wilayah Pekanbaru, Riau. Insiden nahas ini mengakibatkan dua orang penumpang meregang nyawa di lokasi kejadian, sementara belasan penumpang lainnya harus dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat akibat luka-luka yang diderita.
Berdasarkan laporan yang dihimpun media kami di lapangan, situasi pasca-tabrakan sempat memicu kepanikan. Tim gabungan dari kepolisian dan petugas pengelola tol langsung bergerak cepat untuk mengevakuasi para korban serta melakukan pengaturan arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan panjang. Namun, fakta mengejutkan terungkap saat petugas melakukan identifikasi di Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Sopir Melarikan Diri Usai Tabrakan Maut
Sosok yang paling bertanggung jawab atas kemudi bus nahas tersebut justru tidak ditemukan di lokasi. Dirlantas Polda Riau, Kombes Jeki Rahmat Mustika, membenarkan bahwa sopir bus Pelangi telah melarikan diri tak lama setelah kecelakaan terjadi.
"Sopir melarikan diri. Saat ini sedang dilakukan upaya pengejaran oleh pihak Satlantas," ujar Kombes Jeki saat dikonfirmasi media kami.
Kombes Jeki juga menyampaikan rasa duka yang mendalam atas jatuhnya korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Pihak kepolisian telah mengerahkan unit Satuan Lalu Lintas untuk melakukan pengejaran terhadap sopir. Hingga kini, motif pelarian tersebut masih belum dapat dipastikan, apakah karena panik atau terdapat faktor lain seperti kelalaian fatal yang berujung pada tabrakan dengan truk tronton tersebut.
Evakuasi dan Olah TKP
Polisi bersama instansi terkait tidak hanya fokus pada pengejaran pelaku, tetapi juga langsung melakukan evakuasi menyeluruh. Badan bus yang ringsek dan bangkai truk tronton berhasil dievakuasi menggunakan alat berat untuk membuka akses jalan tol. Sementara itu, jenazah kedua korban telah dibawa ke rumah sakit untuk proses identifikasi lebih lanjut.
Kombes Jeki menegaskan bahwa seluruh korban luka telah mendapatkan perawatan intensif. "Kami turut berduka cita sedalam-dalamnya atas musibah ini. Saat ini prioritas kami adalah memastikan keselamatan korban lain serta segera menangkap sopir yang melarikan diri untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya," tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, identitas para korban masih dalam proses pendataan. Pihak kepolisian mengimbau kepada masyarakat yang mungkin mengenali ciri-ciri sopir bus Pelangi agar segera melapor ke pos polisi terdekat. Proses hukum terhadap sopir dan investigasi penyebab pasti kecelakaan masih terus berlangsung.
Comments (0)