Kejar Setoran Pajak, Purbaya Ancam Rumahkan Pegawai yang Kerjanya Lambat

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan akan mengambil langkah tegas berupa merumahkan pegawai yang kinerjanya dinilai lamban dalam mengejar target penerimaan negara. Ancaman ini disampaikan

Jul 08, 2026 - 08:11
0 0
Kejar Setoran Pajak, Purbaya Ancam Rumahkan Pegawai yang Kerjanya Lambat

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan akan mengambil langkah tegas berupa merumahkan pegawai yang kinerjanya dinilai lamban dalam mengejar target penerimaan negara. Ancaman ini disampaikan di tengah upaya optimalisasi setoran pajak yang kini bertumpu pada sistem administrasi perpajakan inti, Coretax.

Purbaya mengungkapkan bahwa penerimaan negara dari sektor pajak serta kepabeanan dan cukai diperkirakan tidak akan mencapai target yang telah ditetapkan hingga tahun 2026. Kondisi ini membuat pemantauan ketat terhadap kinerja setiap kantor pajak menjadi prioritas utama Kementerian Keuangan.

"Coretax kita perbaiki lagi, sudah bagus tapi kan kemarin buat interface jadi lambat lagi. Kita betulin lagi," ujar Purbaya di Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, Selasa (7/7/2026).

Menkeu tidak menampik bahwa sistem Coretax—yang menjadi andalan transformasi digital perpajakan—masih dihadapkan pada sejumlah kendala teknis. Salah satu persoalan yang mencuat adalah antarmuka atau interface yang kerap memicu perlambatan sistem, sehingga menghambat kelancaran proses administrasi dan berpotensi mengganggu laju penerimaan.

Tim teknis Kementerian Keuangan terus melakukan perbaikan secara berkesinambungan untuk memastikan Coretax dapat beroperasi maksimal. Perbaikan antarmuka menjadi fokus utama karena dinilai sebagai salah satu titik lemah yang memperlambat kinerja pegawai di lapangan. Kecepatan pelayanan dan pengolahan data wajib pajak menjadi faktor krusial dalam mencapai target setoran yang telah digariskan.

Dengan target penerimaan yang masih sulit tercapai hingga dua tahun ke depan, Purbaya tidak segan menerapkan kebijakan evaluasi kinerja yang ketat. Pegawai atau unit kantor pajak yang menunjukkan performa lambat dalam menangani administrasi, pemeriksaan, maupun penagihan berpotensi kehilangan posisinya. Langkah ini diambil sebagai bentuk akuntabilitas jajaran Kementerian Keuangan dalam menjaga stabilitas penerimaan negara.

Teknologi seperti Coretax diharapkan mampu memangkas birokrasi dan mempercepat waktu layanan. Namun, kesiapan sumber daya manusia menjadi faktor penentu keberhasilan sistem tersebut. Purbaya menekankan bahwa perbaikan infrastruktur digital harus dibarengi dengan disiplin tinggi dari para pegawai pajak. Tanpa respons cepat dari petugas, kecanggihan sistem tidak akan berdampak signifikan terhadap perolehan penerimaan negara yang sedang dikejar.

Pantauan media kami di lapangan menunjukkan bahwa sejumlah wajib pajak masih mengeluhkan waktu tunggu yang lama saat mengakses layanan daring. Jika kendala antarmuka ini tidak segera teratasi, dikhawatirkan tingkat kepatuhan pelaporan dan pembayaran pajak akan mengalami penurunan. Kementerian Keuangan berkomitmen untuk menuntaskan persoalan teknis tersebut dalam waktu dekat sambil terus memantau produktivitas seluruh jajaran di bawahnya.

Demikian laporan Beritadua.com dari Kompleks Parlemen, Jakarta.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
yudi-kurniawan

Editor Politik. Editor dinamika politik dan kekuasaan.

Comments (0)

User