Kali Gendong Kembali Bersih, DLH DKI Rampungkan Pembersihan Timbunan Sampah dalam Lima Hari
Jakarta – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta mengonfirmasi bahwa permasalahan tumpukan sampah yang sempat menyumbat aliran Kali Gendong di kawasan Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, tela
Jakarta – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta mengonfirmasi bahwa permasalahan tumpukan sampah yang sempat menyumbat aliran Kali Gendong di kawasan Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, telah berhasil teratasi. Pembersihan yang berlangsung intensif selama lima hari itu melibatkan ratusan personel gabungan dari berbagai unit.
Berdasarkan laporan yang dihimpun media kami, kondisi terkini Kali Gendong sudah kembali normal. Air dapat mengalir tanpa hambatan setelah seluruh material sampah yang sebelumnya menutup hampir seluruh permukaan kali berhasil diangkat. Proses ini menjadi perhatian karena Kali Gendong berada di tengah permukiman padat penduduk, sehingga tumpukan sampah tidak hanya mengganggu fungsi hidrologis, tetapi juga memicu potensi masalah kesehatan dan lingkungan bagi warga sekitar.
Penanganan Cepat Lima Hari
Unit Penanganan Sampah Badan Air (UPSBA) DLH DKI Jakarta melalui akun resmi media sosialnya pada Kamis (25/6/2026), menyampaikan bahwa operasi pembersihan telah berjalan sejak lima hari sebelumnya. Pihak UPSBA menyebut volume sampah yang diangkut cukup besar dan memerlukan koordinasi lintas sektor, termasuk pengerahan alat berat dan tenaga manual.
“Kondisi Kali Gendong yang berada di tengah permukiman warga sebelumnya dipenuhi tumpukan sampah dengan volume cukup besar sehingga mengganggu fungsi aliran air dan berpotensi menimbulkan permasalahan lingkungan,” tulis UPSBA DLH DKI Jakarta dalam unggahannya.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa penumpukan sampah bukan hanya mengganggu estetika, tetapi juga berisiko menimbulkan banjir lokal dan menjadi sarang penyakit. Oleh karena itu, kecepatan respons menjadi kunci untuk mencegah dampak yang lebih luas.
Tim gabungan yang terdiri dari personel UPSBA, Satuan Tugas Sumber Daya Air, serta dukungan dari warga setempat, bekerja siang dan malam. Mereka membersihkan sampah organik seperti dahan dan sampah rumah tangga, juga sampah anorganik seperti plastik dan stereofoam yang menyumbat aliran. Penggunaan perahu karet dan alat pengait turut mempercepat evakuasi sampah dari tengah kali.
Komitmen Menjaga Ekosistem Perkotaan
Keberhasilan normalisasi Kali Gendong ini menjadi bagian dari upaya rutin DLH DKI dalam memelihara kebersihan badan air di Ibu Kota. Seorang petugas di lokasi yang enggan disebut namanya mengatakan, “Kami berharap warga semakin sadar untuk tidak membuang sampah sembarangan ke kali. Kali yang bersih adalah tanggung jawab bersama.”
Pantauan Beritadua.com di lapangan, Senin (29/6/2026), menunjukkan aliran Kali Gendong sudah jernih dan tidak lagi menimbulkan bau tak sedap. Sejumlah warga menyambut positif hasil kerja keras petugas, meskipun mereka mengingatkan agar pengawasan rutin terus dilakukan agar kejadian serupa tidak terulang.
Dengan tuntasnya penanganan ini, DLH DKI mengajak seluruh elemen masyarakat untuk aktif melaporkan jika menemukan titik-titik penumpukan sampah di badan air melalui kanal resmi yang telah disediakan. Langkah preventif, menurut pihak dinas, jauh lebih efektif daripada penanganan reaktif yang menguras waktu dan sumber daya.
Comments (0)