Jeffrey Hendrik Terpilih Jadi Bos Bursa, Ini Susunannya

**Beritadua.com, Jakarta** - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) secara resmi mengonfirmasi terpilihnya Jeffrey Hendrik sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk periode 2026-2030. Keputusan in

Jul 08, 2026 - 00:46
0 0
Jeffrey Hendrik Terpilih Jadi Bos Bursa, Ini Susunannya
**Beritadua.com, Jakarta** - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) secara resmi mengonfirmasi terpilihnya Jeffrey Hendrik sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk periode 2026-2030. Keputusan ini tertuang dalam surat resmi OJK yang telah disampaikan kepada manajemen BEI. Saat ini, Jeffrey Hendrik menjabat sebagai Penjabat Sementara (Pjs) Direktur Utama BEI sekaligus memegang posisi sebagai Direktur Pengembangan. Dengan terpilihnya ia secara definitif, diharapkan roda kepemimpinan di bursa saham nasional dapat berjalan lebih stabil dan fokus pada program-program strategis yang telah direncanakan. Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi, membenarkan informasi yang diperoleh media kami terkait hasil pemilihan tersebut. Ia menyatakan bahwa surat keputusan OJK yang menetapkan susunan direksi baru telah resmi dikirimkan kepada pihak BEI.
"Iya benar, sesuai dengan surat OJK yang disampaikan ke direksi BEI," ungkap Hasan kepada Beritadua.com, Kamis (18/6/2026).

Susunan Direksi BEI Periode 2026-2030

Berdasarkan dokumen yang diterima media kami, terdapat tujuh anggota direksi yang terpilih untuk memimpin BEI dalam empat tahun ke depan. Berikut susunan lengkapnya: 1. **Direktur Utama**: Jeffrey Hendrik 2. **Direktur Penilaian Perusahaan**: I Gede Nyoman Yetna 3. **Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa**: Irvan Susandy 4. **Direktur Pengawasan Transaksi dan Kepatuhan**: Kristian S. Manullang 5. **Direktur Pengembangan**: Jeffrey Hendrik (merangkap) 6. **Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko**: Risa E. Rustam 7. **Direktur Teknologi Informasi dan Operasional**: Sunandar Laporan dari media kami mengonfirmasi bahwa seluruh nama yang tercantum dalam susunan tersebut telah melalui proses uji kelayakan dan kepatutan oleh OJK. Langkah ini merupakan bagian dari mekanisme tata kelola yang ketat untuk memastikan bursa saham Indonesia dipimpin oleh figur-figur yang kompeten dan berintegritas tinggi. Dengan komposisi direksi yang baru ini, BEI diharapkan dapat melanjutkan berbagai inisiatif pendalaman pasar modal, mengakselerasi program digitalisasi, serta memperkuat perlindungan investor di tengah dinamika pasar yang kian kompleks.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
yudi-kurniawan

Editor Politik. Editor dinamika politik dan kekuasaan.

Comments (0)

User