IHSG Menguat 0,84 Persen, Saham Adaro Boy Thohir Bersinar
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Rabu (3/8/2022) dengan kenaikan signifikan. IHSG parkir di level 7.046,63, menguat 58,47 p
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Rabu (3/8/2022) dengan kenaikan signifikan. IHSG parkir di level 7.046,63, menguat 58,47 poin atau 0,84 persen dari penutupan sebelumnya. Penguatan ini tak lepas dari peran sektor energi, terutama saham PT Adaro Energy Tbk (ADRO) yang digdaya di bawah komando Presiden Direktur Garibaldi Thohir (Boy Thohir).
Kronologi Pergerakan IHSG
- Pembukaan: IHSG dibuka di level 6.995,23, sedikit di atas level kemarin. Sentimen positif global dan regional menjadi penopang awal.
- Fluktuasi sesi I: Indeks bergerak dalam rentang sempit hingga pukul 10.30 WIB, kemudian mulai merangkak naik seiring masuknya investor asing.
- Penguatan siang hari: Menjelang istirahat, IHSG mencapai level 7.030, didorong oleh kenaikan harga batu bara yang melambungkan saham-saham tambang.
- Sesi II: Setelah jeda, aksi beli semakin agresif. Saham ADRO menjadi salah satu motor penggerak dengan kenaikan 3,2 persen ke level Rp 3.880 per lembar.
- Penutupan: IHSG mengakhiri sesi di 7.046,63, naik 58,47 poin. Sepanjang hari, investor asing mencatatkan pembelian bersih (net buy) sebesar Rp 480 miliar.
Motor Sektor Energi: Adaro Energy
Saham ADRO ditutup melonjak 3,7 persen ke level Rp 3.900, kapitalisasi pasar mencapai Rp 124,8 triliun. Lonjakan ini terjadi di tengah harga batu bara acuan global yang masih di atas US$ 380 per ton, memberikan optimisme bagi emiten tambang. Boy Thohir, yang menjabat Presiden Direktur sejak 2022, menyatakan bahwa perseroan terus menggenjot produksi dan efisiensi untuk memaksimalkan margin di tengah super cycle komoditas.
"Kami tetap fokus pada operasional yang berkelanjutan dan memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan. Pasar modal telah mengapresiasi kinerja ADRO, dan kami yakin fundamental perusahaan akan terus solid," ujar Boy Thohir dalam keterangan tertulisnya (3/8).
Faktor Pendorong IHSG
Analis mencatat tiga faktor utama penyebab IHSG menguat: (1) kenaikan harga komoditas energi, (2) rilis data ekonomi domestik yang stabil, dan (3) arus modal asing yang kembali masuk ke emerging market. Harga minyak mentah WTI naik 0,5% sementara batu bara Newcastle menguat 1,2% pada penutupan kemarin. Selain ADRO, saham ITMG, PTBA, dan BUMI juga menguat rata-rata 2-3 persen.
Prospek Saham Adaro dan IHSG ke Depan
Dengan kinerja semester I/2022 yang cemerlang — Adaro membukukan pendapatan Rp 40,2 triliun, naik 117 persen yoy — analis mempertahankan rekomendasi beli. Target harga ADRO direvisi naik menjadi Rp 4.500 per saham. Sementara itu, IHSG diprediksi bergerak di kisaran 7.000 - 7.200 hingga akhir pekan, asalkan sentimen global tetap kondusif. Pelaku pasar akan mencermati pidato Gubernur The Fed serta rilis data cadangan devisa Indonesia pekan ini.
Boy Thohir, yang lahir dengan nama Garibaldi Thohir, adalah putra dari pengusaha Mochammad Teddy Thohir. Sebelum memimpin Adaro, ia aktif di berbagai organisasi filantropi dan menjabat posisi strategis di beberapa perusahaan. Di bawah kepemimpinannya, Adaro mempercepat ekspansi ke energi terbarukan dan smelter aluminium meski masih dalam tahap pengkajian. Sementara itu, total saham yang diperdagangkan mencapai 20,8 miliar lembar dengan nilai transaksi Rp 14,7 triliun. Sebanyak 276 saham mencatatkan kenaikan, 213 saham melemah, dan 172 saham stagnan. Tampak dominasi sektor energi dengan indeks sektoral (IDXENERGY) naik 1,6% menjadi yang tertinggi di antara 11 sektor.
[SOCIAL_TWEET]: IHSG kembali ditutup menguat 0,84% ke 7.046,63 hari ini. Saham Adaro Energy (ADRO) pimpinan Boy Thohir melonjak 3,7% dukung indeks. #IHSG #SahamAdaro #BoyThohir[SOCIAL_TG]: 📈 IHSG ditutup di 7.046,63, naik 0,84%. Saham Adaro Energy (ADRO) topang penguatan dengan lonjakan 3,7%. Boy Thohir: Fundamental tetap solid.
Comments (0)