HUT Bhayangkara Ke-80, Puan Harap Polri Terus Jadi Pelayan Masyarakat

Bogor - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Puan Maharani, turut hadir dalam upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang berlangsung di Pusat Latihan (Satlat) Brimob Polri,

Jul 07, 2026 - 23:19
0 0
HUT Bhayangkara Ke-80, Puan Harap Polri Terus Jadi Pelayan Masyarakat

Bogor - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Puan Maharani, turut hadir dalam upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang berlangsung di Pusat Latihan (Satlat) Brimob Polri, Cikeas, Bogor, pada Rabu (1/7). Pada momen bersejarah tersebut, Puan menyampaikan harapannya agar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) di usia ke-80 ini terus memperkuat perannya sebagai pelayan masyarakat yang profesional dan humanis, sejalan dengan tuntutan zaman.

Presiden Prabowo dan Tokoh Nasional Hadir

Upacara ini dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, serta Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka. Berdasarkan pantauan media kami di lokasi, Presiden Prabowo menyambut hangat kedatangan Puan Maharani setibanya di area upacara. Keduanya terlihat berbincang ringan sebelum rangkaian acara resmi dimulai, menciptakan suasana keakraban di tengah khidmatnya peringatan.

Kehadiran sejumlah tokoh nasional turut mewarnai acara tersebut. Puan sempat berfoto bersama dengan mantan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla, Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh, serta Ketua Komisi IV DPR, Titiek Soeharto. Momen ini merefleksikan soliditas para pemangku kepentingan dalam mendukung institusi Polri untuk terus berbenah.

Harapan Transformasi Pelayanan Publik

Dalam keterangannya kepada awak media usai upacara, Puan Maharani menekankan bahwa perjalanan 80 tahun Polri merupakan momentum refleksi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. "Di usia yang ke-80 ini, saya berharap Polri terus bertransformasi menjadi pelayan masyarakat yang baik, yang mampu menjaga keamanan dan ketertiban dengan hati nurani serta responsif terhadap kebutuhan warga," ujar Puan. Ia menambahkan bahwa tantangan ke depan semakin kompleks, terutama dengan pesatnya perkembangan teknologi digital yang menuntut adaptasi cepat dari aparat kepolisian.

Puan juga mengingatkan bahwa kepercayaan publik merupakan fondasi utama bagi Polri. "Institusi ini harus semakin transparan, akuntabel, dan dekat dengan rakyat. Saya yakin dengan sinergi antara Polri, pemerintah, dan masyarakat, Indonesia akan menjadi negara yang lebih aman dan sejahtera," imbuhnya. Kehadiran Puan dalam upacara tersebut sekaligus mencerminkan dukungan penuh lembaga legislatif terhadap upaya Polri dalam mewujudkan keamanan negeri.

Refleksi 80 Tahun Pengabdian

Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar di Puslat Brimob ini berlangsung khidmat dengan serangkaian atraksi dan demonstrasi keterampilan dari para personel. Media kami mencatat, upacara ini tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga pengingat akan perjalanan panjang Polri sejak didirikan pada 1 Juli 1946. Dari era perjuangan kemerdekaan hingga era digital, Polri telah berevolusi untuk menghadapi beragam ancaman, mulai dari kejahatan konvensional hingga siber.

Dengan dukungan dari berbagai pihak, diharapkan Polri mampu menjawab ekspektasi publik yang semakin tinggi. Harapan yang disuarakan Puan Maharani menjadi dorongan moral bagi seluruh anggota kepolisian untuk terus meningkatkan profesionalisme, sembari memegang teguh prinsip Bhayangkara: melindungi, mengayomi, dan melayani.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
nadia-rahmawati

Reporter Nasional. Reporter isu nasional dan kebijakan publik.

Comments (0)

User