Fasilitas publik yang baru saja dipercantik kembali menjadi korban tangan jahil. Halte TransJakarta Patra Kuningan 2 yan

Berdasarkan pantauan media kami di platform media sosial, aksi perusakan ini ramai diperbincangkan warganet. Dalam salah satu unggahan yang beredar pada Jumat (26/6/2026), terlihat jelas coretan pilo

Jul 08, 2026 - 05:32
0 0
Fasilitas publik yang baru saja dipercantik kembali menjadi korban tangan jahil. Halte TransJakarta Patra Kuningan 2 yan

Berdasarkan pantauan media kami di platform media sosial, aksi perusakan ini ramai diperbincangkan warganet. Dalam salah satu unggahan yang beredar pada Jumat (26/6/2026), terlihat jelas coretan pilok hitam yang mencoreng estetika halte modern tersebut. Coretan liar itu menutupi sebagian permukaan halte yang sebelumnya bersih dan baru selesai diperbaiki.

Revitalisasi Berbuah Vandalisme

Halte Patra Kuningan 2 merupakan salah satu dari sejumlah halte TransJakarta yang direvitalisasi untuk meningkatkan kenyamanan pengguna. Pembenahan meliputi penataan ulang ruang tunggu, pengecatan ulang, serta penambahan fasilitas modern. Namun, upaya menghadirkan wajah baru transportasi publik Jakarta ini justru dinodai oleh aksi corat-coret yang tidak bertanggung jawab.

Berdasarkan penelusuran laporan, aksi vandalisme ini bukan kali pertama terjadi. Sejumlah halte revitalisasi lain sebelumnya juga kerap menjadi sasaran serupa. Namun, kejadian di Patra Kuningan 2 menyita perhatian lantaran bangunan tersebut baru saja diresmikan dan langsung dirusak.

TransJakarta: Ini Fasilitas untuk Warga

Menanggapi kejadian memprihatinkan ini, Kepala Departemen Humas dan CSR TransJakarta, Ayu Wardhani, menyampaikan rasa prihatin yang mendalam. Ia menegaskan bahwa aksi vandalisme semacam ini sangat disayangkan karena merusak fasilitas yang telah dibangun dengan biaya besar untuk kepentingan masyarakat.

"Kami sangat menyayangkan aksi perusakan ini. Halte merupakan fasilitas yang dibangun untuk melayani kebutuhan mobilitas warga. Tindakan vandalisme ini tidak hanya merusak estetika, tetapi juga mencederai semangat bersama untuk menjaga fasilitas publik," ujar Ayu Wardhani kepada media kami, Jumat (26/6/2026).

Pihak TransJakarta mengimbau kepada seluruh pengguna agar turut menjaga kebersihan dan keutuhan halte. Mereka juga berkoordinasi dengan pihak berwenang untuk menindaklanjuti aksi vandalisme ini, termasuk memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi guna mengidentifikasi pelaku.

Vandalisme terhadap fasilitas umum memang menjadi pekerjaan rumah besar bagi pemerintah daerah. Meski teknologi pengawasan terus ditingkatkan, kesadaran masyarakat untuk memiliki rasa kepemilikan bersama atas ruang publik tetap menjadi kunci utama pencegahan. Kejadian di Halte Patra Kuningan 2 ini kembali menyadarkan pentingnya sinergi antara operator, pemerintah, dan warga kota.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
yudi-kurniawan

Editor Politik. Editor dinamika politik dan kekuasaan.

Comments (0)

User