Aug 24, 2026
Bisnis

Destry Damayanti Resmi Jabat Gubernur BI Sementara Gantikan Perry Warjiyo

Bank Indonesia resmi memasuki babak kepemimpinan baru setelah Gubernur Perry Warjiyo mengundurkan diri dari jabatannya. Deputi Gubernur Senior Destry Damayanti ditunjuk sebagai pelaksana tugas Gubernu...

Destry Damayanti Resmi Jabat Gubernur BI Sementara Gantikan Perry Warjiyo

Bank Indonesia resmi memasuki babak kepemimpinan baru setelah Gubernur Perry Warjiyo mengundurkan diri dari jabatannya. Deputi Gubernur Senior Destry Damayanti ditunjuk sebagai pelaksana tugas Gubernur BI untuk mengisi kekosongan hingga presiden menetapkan pengganti definitif. Penunjukan ini menandai pertama kalinya seorang perempuan memegang kendali bank sentral Indonesia, meskipun bersifat sementara.

Mekanisme Suksesi dan Landasan Hukum

Langkah penunjukan ini mengacu pada Undang-Undang Bank Indonesia, yang menyatakan bahwa jika Gubernur BI berhalangan tetap, Deputi Gubernur Senior otomatis mengambil alih fungsi gubernur hingga pengganti definitif dilantik. Dengan demikian, transisi ini bersifat transaksional sesuai koridor hukum, bukan hasil rapat Dewan Gubernur yang memilih figur alternatif. Destry akan menjalankan seluruh kewenangan gubernur, termasuk memimpin Rapat Dewan Gubernur (RDG), menetapkan suku bunga acuan, serta menjaga stabilitas moneter dan sistem pembayaran.

Meski tidak ada keterangan resmi mengenai alasan mundurnya Perry Warjiyo, langkah tersebut mengejutkan pasar karena masa jabatan Perry sejatinya baru berakhir pada pertengahan 2028. Sejumlah analis menduga tekanan eksternal dan dinamika politik dapat menjadi pemicu, namun BI meminta publik menahan spekulasi hingga ada pernyataan lebih lanjut.

Profil Destry Damayanti dan Rekam Jejaknya

Destry Damayanti bukan nama asing di dunia keuangan Indonesia. Sebelum menjabat Deputi Gubernur Senior BI pada 2019, ia memimpin Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dan pernah berkarier sebagai ekonom senior di berbagai institusi, termasuk Bank Mandiri dan Bank Danamon. Ia juga aktif di berbagai forum internasional dan dikenal sebagai figur yang vokal mendorong pendalaman pasar keuangan serta inklusi keuangan digital. Latar belakangnya yang kuat di sektor perbankan dan kebijakan makroprudensial memberikan dasar yang solid untuk mengisi posisi ini di tengah tantangan global.

Di internal BI, Destry memegang peran kunci sebagai pengawas stabilitas sistem keuangan. Selama pandemi COVID-19, ia menjadi arsitek dari sejumlah kebijakan penjaminan dan pelonggaran likuiditas yang membantu perbankan bertahan. Integritas dan pengalamannya yang diakui secara luas diharapkan mampu meredam gejolak pasar pascapergantian pucuk pimpinan.

Dampak terhadap Pasar dan Kebijakan Moneter

Pasar keuangan langsung merespons kabar ini. Rupiah sempat melemah tipis pada pembukaan perdagangan setelah pengumuman, tetapi kembali stabil karena pelaku pasar meyakini transisi tidak akan mengubah arah kebijakan BI yang telah terukur. Suku bunga acuan 7-Day Reverse Repo Rate yang kini berada di level 5,75% diprediksi tetap ditahan dalam RDG berikutnya, sejalan dengan fokus Destry pada stabilitas nilai tukar dan pengendalian inflasi.

Di satu sisi, kehadiran Destry di kursi Gubernur BI sementara memberi sinyal keberlanjutan karena ia telah menjadi bagian dari Dewan Gubernur sejak 2019 dan memahami alur kebijakan yang sedang berjalan. Di sisi lain, pelaku pasar akan mencermati setiap gestur dan retorika baru yang mungkin berbeda tone atau prioritasnya dibanding era Perry—terutama terkait intervensi di pasar valas dan manajemen aliran modal asing yang hingga September 2025 mencatatkan aliran keluar bersih sebesar USD1,2 miliar.

Sentimen positif muncul dari sektor riil. Kadin Indonesia menyambut baik penunjukan ini sembari berharap BI terus menjaga koordinasi fiskal-moneter, terutama dalam mendorong kredit perbankan ke segmen UMKM yang masih menghadapi suku bunga tinggi.

Proses Panjang Menuju Gubernur Definitif

Jalan menuju gubernur definitif akan melalui tahapan politik yang tidak singkat. Presiden berwenang mengajukan calon tunggal kepada DPR, yang kemudian menjalani uji kelayakan dan kepatutan. Seluruh proses—mulai dari pengusulan hingga pelantikan—diperkirakan memakan waktu setidaknya tiga hingga empat bulan. Dalam rentang itu, Destry akan memegang kendali penuh sebagai Pelaksana Tugas Gubernur BI.

Sejumlah nama calon potensial sudah beredar di kalangan analis, termasuk beberapa deputi gubernur lainnya serta figur dari luar BI. Namun demikian, pengamat menilai bahwa Destry sendiri berpeluang besar diusulkan sebagai gubernur definitif mengingat posisi dan pengalaman yang ia miliki. Meski begitu, tradisi politik di DPR kadang menghadirkan kejutan, sehingga publik akan menunggu sikap resmi dari Istana.

Ke depan, tantangan besar menanti Destry ataupun gubernur definitif nantinya. Tekanan inflasi global pasca ketegangan geopolitik, normalisasi suku bunga global yang masih tak merata, dan kebutuhan menjaga momentum pertumbuhan ekonomi domestik yang dipatok 5,2% pada 2025 menjadi pekerjaan rumah prioritas. Dengan pondasi yang telah dibangun, publik berharap transisi ini berjalan mulus tanpa mengganggu stabilitas sistem keuangan nasional.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS admin

Comments (0)

User