BNPB: 232 Pengungsi Kebakaran TPA Jatiwaringin Kembali ke Rumah

Jakarta - Sebanyak 232 warga yang sebelumnya mengungsi akibat kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin di Kabupaten Tangerang telah kembali ke rumah masing-masing. Informasi ini disampaik

Jul 06, 2026 - 12:54
0 0
BNPB: 232 Pengungsi Kebakaran TPA Jatiwaringin Kembali ke Rumah

Jakarta - Sebanyak 232 warga yang sebelumnya mengungsi akibat kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin di Kabupaten Tangerang telah kembali ke rumah masing-masing. Informasi ini disampaikan langsung oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melalui Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan, Abdul Muhari, kepada Beritadua.com pada Minggu (5/7/2026).

Berdasarkan data yang dirilis, dari total 247 jiwa yang sempat meninggalkan kediamannya untuk menyelamatkan diri, kini hanya tersisa 15 orang yang masih bertahan di lokasi pengungsian. Mereka sebelumnya ditampung di Kantor Desa Tanjakan Mekar, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, sebagai tempat evakuasi sementara.

"232 jiwa tadi malam mengungsi di Kantor Desa Tanjakan Mekar, tadi pagi sudah kembali ke rumah masing-masing. Sisa 15 orang," ujar Abdul Muhari saat memberikan keterangan kepada media kami.

Pemulangan Dilakukan Pagi Hari

Kepulangan ratusan pengungsi terjadi pada Minggu pagi setelah petugas gabungan dari BNPB, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, dan tim pemadam kebakaran menyatakan bahwa situasi di sekitar TPA Jatiwaringin telah aman. Warga yang sebelumnya khawatir akan dampak asap dan potensi meluasnya api kini bisa bernapas lega.

Abdul Muhari menambahkan, proses pemulangan berlangsung lancar tanpa kendala berarti. Para pengungsi memilih untuk kembali secara mandiri setelah mendapatkan informasi bahwa kondisi lingkungan mereka sudah layak huni.

Koordinasi dan Bantuan Berlanjut

Meskipun mayoritas pengungsi telah pulang, BNPB menegaskan bahwa koordinasi dengan pemerintah desa setempat tetap berjalan. Bantuan logistik seperti makanan siap saji, selimut, dan masker masih disalurkan untuk 15 orang yang belum kembali. Sebagian dari mereka merupakan lansia dan keluarga yang rumahnya berada paling dekat dengan pusat kebakaran, sehingga memerlukan waktu tambahan untuk memastikan keamanan bangunan.

Petugas kesehatan dari puskesmas setempat juga masih disiagakan untuk memberikan layanan medis jika diperlukan. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi keluhan gangguan pernapasan akibat sisa asap yang mungkin masih terasa di sebagian wilayah.

Imbauan Waspada

Kebakaran TPA Jatiwaringin yang terjadi beberapa hari lalu menjadi perhatian serius. Insiden ini kembali mengingatkan risiko kebakaran di tempat pembuangan sampah yang sering dipicu oleh gas metana dari tumpukan sampah. BNPB mengimbau warga di sekitar TPA untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama saat musim kemarau yang rentan memicu titik api.

"Kami mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan jika melihat kepulan asap atau tanda-tanda awal kebakaran di area TPA. Jangan panik, ikuti arahan petugas jika evakuasi diperlukan," pesan Abdul Muhari.

Hingga berita ini diturunkan, tim pemantau masih berjaga di sekitar TPA Jatiwaringin. Mereka memastikan tidak ada titik api yang muncul kembali. Kondisi di Desa Tanjakan Mekar berangsur normal, dan aktivitas warga perlahan mulai pulih. Beritadua.com akan terus memberikan informasi terbaru terkait penanganan bencana ini.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
sarah-anjani

Fact Checker. Memverifikasi klaim politik dan narasi publik.

Comments (0)

User