Berkilau di Bawah Danantara, Pegadaian Akselerasi Ekosistem Bank Emas

Jakarta - Kinerja PT Pegadaian (Persero) semakin berkilau di bawah pengelolaan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara. Sinergi strategis ini terbukti mampu memperkuat tata kelola perusahaan, memac

Jul 08, 2026 - 04:46
0 0
Berkilau di Bawah Danantara, Pegadaian Akselerasi Ekosistem Bank Emas

Jakarta - Kinerja PT Pegadaian (Persero) semakin berkilau di bawah pengelolaan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara. Sinergi strategis ini terbukti mampu memperkuat tata kelola perusahaan, memacu transformasi bisnis, sekaligus mengokohkan posisi Pegadaian sebagai motor utama penggerak ekosistem emas nasional yang inovatif dan berkelanjutan.

Hingga periode Mei 2026, total kelolaan emas Pegadaian mencatatkan angka fantastis, yaitu 153,72 ton. Pencapaian ini merupakan buah dari konsistensi perusahaan yang secara agresif mengedukasi dan membangun literasi investasi emas di seluruh lapisan masyarakat. Langkah ini bertujuan mengubah paradigma lama bahwa emas hanya sekadar simpanan pasif, menjadi aset investasi produktif yang likuid dan mampu memberi keuntungan nyata.

"Kami terus berupaya membangun kesadaran masyarakat bahwa emas adalah aset yang bisa diberdayakan, tidak hanya disimpan. Di bawah koordinasi Danantara, kami memiliki pijakan yang kuat untuk memperluas ekosistem emas dari hulu hingga hilir," ujar sumber internal perusahaan kepada Beritadua.com.

Sebagai bagian dari holding investasi negara, Pegadaian kini memantapkan diri sebagai pelopor sekaligus satu-satunya Bank Emas di Indonesia yang memiliki integrasi vertikal paling lengkap. Ekosistem hulu-ke-hilir itu mencakup fasilitas penyimpanan vault berstandar internasional, pabrik pengolahan emas, hingga jaringan ritel yang digerakkan oleh anak usahanya, Galeri 24. Dengan demikian, perusahaan mampu mengelola seluruh rantai nilai emas, mulai dari pengadaan bahan baku, pemurnian, hingga produk emas yang siap dipasarkan ke konsumen akhir.

Keberadaan Galeri 24 sebagai ujung tombak ritel memungkinkan masyarakat mengakses produk emas berkualitas secara transparan dengan harga kompetitif, sementara vault berkapasitas besar dan bersertifikasi global menjamin keamanan simpanan nasabah. Model bisnis terintegrasi ini tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga mendorong tumbuhnya kepercayaan publik terhadap investasi emas di dalam negeri.

Langkah besar Pegadaian ini selaras dengan agenda Pemerintah dalam program Asta Cita, terutama pada pilar hilirisasi komoditas. Dengan membangun ekosistem emas yang terintegrasi, Pegadaian turut mendorong pengolahan emas di dalam negeri, mengurangi ketergantungan pada ekspor bahan mentah, dan menciptakan nilai tambah bagi perekonomian nasional. Inilah kontribusi nyata perusahaan dalam mewujudkan kemandirian ekonomi berbasis sumber daya alam strategis.

Data yang dihimpun Beritadua.com menunjukkan bahwa sejak bergabung dalam ekosistem Danantara, tata kelola Pegadaian semakin solid, ditandai dengan peningkatan efisiensi dan ekspansi layanan digital. Transformasi digital memudahkan nasabah bertransaksi emas secara daring, memperluas jangkauan pasar, serta menjangkau generasi muda yang akrab dengan teknologi.

Dengan fondasi yang kokoh, Pegadaian tidak hanya menjaga warisan bisnis gadai, tetapi juga bertransformasi menjadi institusi keuangan modern yang memimpin pasar emas nasional. Ke depan, perseroan berencana memperbesar kapasitas produksi dan menghadirkan produk investasi emas yang lebih variatif guna merespons minat investor ritel yang terus bertumbuh.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
yudi-kurniawan

Editor Politik. Editor dinamika politik dan kekuasaan.

Comments (0)

User