Awal Mula Wanita 110 Kg Disebut Kena Gagal Ginjal Akut, 3 Bulan Cuma Minum Jus Sayur

Jakarta - Tren diet sehat yang marak di media sosial kerap memicu praktik ekstrem yang justru membahayakan tubuh. Seorang ibu rumah tangga berusia 56 tahun di India menjadi korban terbaru dari pola m

Jul 07, 2026 - 19:56
0 0
Awal Mula Wanita 110 Kg Disebut Kena Gagal Ginjal Akut, 3 Bulan Cuma Minum Jus Sayur

Jakarta - Tren diet sehat yang marak di media sosial kerap memicu praktik ekstrem yang justru membahayakan tubuh. Seorang ibu rumah tangga berusia 56 tahun di India menjadi korban terbaru dari pola makan tidak seimbang yang ia jalani demi mendapatkan tubuh ideal dengan cepat. Wanita yang memiliki berat badan 110 kilogram itu memutuskan untuk sepenuhnya meninggalkan makanan padat dan hanya mengonsumsi jus sayuran pekat selama tiga bulan. Hasilnya sungguh di luar dugaan: alih-alih langsing dan sehat, ia justru divonis mengalami gagal ginjal akut atau Acute Kidney Injury (AKI).

Kasus ini menjadi perbincangan hangat di kalangan medis karena menggambarkan betapa berbahayanya diet ketat tanpa pengawasan ahli. Tubuh yang tidak mendapatkan asupan seimbang bisa mengalami kerusakan organ yang cepat dan sulit dipulihkan. Laporan yang dihimpun media kami menyebutkan bahwa wanita tersebut awalnya merasa senang dengan penurunan berat badan yang signifikan dalam beberapa minggu pertama. Namun, setelah tiga bulan, ia mulai merasakan gejala lemas, mual, hingga nyeri pada area perut bagian bawah, yang kemudian membawanya ke rumah sakit untuk pemeriksaan darurat.

Kronologi Diet Jus Sayur yang Berujung Fatal

Menurut keterangan tim medis yang menangani, pasien benar-benar menghentikan konsumsi nasi, roti, lauk-pauk, dan sumber protein hewani maupun nabati. Setiap harinya, ia hanya meminum jus yang terbuat dari sayuran seperti bayam, seledri, bit, dan wortel dalam porsi besar. Jus tersebut tidak dicampur dengan sumber karbohidrat atau lemak sama sekali. Tujuannya adalah memaksimalkan detoksifikasi tubuh sekaligus memangkas kalori secara drastis.

“Pasien datang dengan kadar kreatinin yang sangat tinggi dan penurunan laju filtrasi glomerulus yang mengindikasikan kerusakan ginjal akut. Kami harus segera melakukan intervensi untuk mencegah kerusakan permanen,” ujar salah satu dokter spesialis ginjal yang menangani kasus tersebut, seperti dikutip dari laporan medis yang dikonfirmasi media kami.

Bahaya Oksalat pada Sayuran Mentah

Para ahli gizi menjelaskan bahwa banyak sayuran hijau, terutama bayam dan bit, mengandung senyawa oksalat yang cukup tinggi. Oksalat dalam jumlah normal dapat dibuang melalui urine, tetapi jika dikonsumsi secara berlebihan dalam jangka panjang, senyawa ini bisa membentuk kristal di ginjal, menyebabkan nefropati oksalat atau kerusakan jaringan ginjal. Dalam kasus diet jus ini, pasien mengonsumsi oksalat puluhan kali lipat dari asupan harian yang direkomendasikan, sementara fungsi detoks ginjal justru terbebani oleh kombinasi dehidrasi ringan dan kurangnya cairan yang cukup untuk melarutkan zat terlarut tersebut.

“Jus sayur memang sehat jika dikonsumsi sebagai pelengkap, bukan sebagai satu-satunya sumber nutrisi. Tubuh tetap membutuhkan protein, lemak, dan karbohidrat untuk menjalankan metabolisme normal,” tegas seorang dokter gizi klinis yang dimintai komentar oleh media kami.

Kasus ini menjadi pengingat keras bagi masyarakat yang ingin mencoba tren diet viral di media sosial. Meski terlihat menjanjikan hasil instan, diet ekstrem tanpa panduan tenaga medis bisa memicu kerusakan organ yang tidak terbayangkan. Wanita 110 kilogram itu kini harus menjalani cuci darah rutin dan pengobatan jangka panjang, sebuah konsekuensi yang jauh lebih berat dari sekadar urusan berat badan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
sarah-anjani

Fact Checker. Memverifikasi klaim politik dan narasi publik.

Comments (0)

User