Alasan KPK Sempat Amankan Istri Kedua Bupati Suhardiman Saat OTT di Kuansing

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap kronologi yang mengarah pada diamankannya istri kedua Bupati Kuantan Singingi, Suhardiman Amby, dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Kuansing.

Jul 07, 2026 - 23:16
0 0
Alasan KPK Sempat Amankan Istri Kedua Bupati Suhardiman Saat OTT di Kuansing

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap kronologi yang mengarah pada diamankannya istri kedua Bupati Kuantan Singingi, Suhardiman Amby, dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Kuansing. Suci Nitia Edwar sempat ditahan sementara oleh penyidik saat proses penangkapan berlangsung, dan kini penjelasan resmi telah diberikan oleh lembaga antirasuah tersebut.

Penyidik Temukan Istri di Rumah Dinas

Berdasarkan laporan yang dihimpun media kami, tim penyidik KPK mendatangi rumah dinas Bupati Kuansing untuk mencari Suhardiman. Namun, saat penggeledahan dilakukan, hanya Suci yang berada di lokasi tersebut. Kondisi ini memicu langkah penyidik untuk mengamankan Suci sebagai saksi potensial dalam perkara yang menjerat suaminya.

"Untuk istri keduanya tadi memang sempat diamankan karena yang ditemukan oleh tim di lapangan tadi ketika ke rumahnya SA, yang ada hanyalah istrinya itu sebagai saksi dalam perkara ini," kata Plt Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik dalam jumpa pers di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Rabu (1/7/2026).

Achmad Taufik menambahkan bahwa ketidakhadiran Suhardiman di rumah dinas pada saat penggeledahan membuat fokus beralih ke Suci. KPK memandang perlu untuk memintai keterangan darinya karena keberadaannya di lokasi yang diduga menjadi salah satu pusat aktivitas terkait kasus suap tersebut.

Keterlibatan Aset Suap

Keputusan untuk mengamankan Suci tidak hanya didasarkan pada faktor tempat dan waktu. Penyidik KPK telah mengantongi informasi yang menunjukkan bahwa Suci menggunakan salah satu aset yang diduga kuat berasal dari aliran suap. Satu unit mobil Mitsubishi Pajero Sport dengan nilai sekitar Rp700 juta, yang diduga diberikan oleh Sekretaris Daerah Kuansing Zulkarnain kepada Suhardiman, kerap dipakai oleh Suci dalam kesehariannya.

Fakta ini memperkuat dugaan adanya aliran aset hasil korupsi yang mengalir ke orang-orang terdekat Bupati. KPK menduga kendaraan tersebut merupakan bagian dari suap proyek yang melibatkan beberapa pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuansing. Suhardiman sendiri bersama Zulkarnain dan pihak-pihak lainnya telah ditangkap dalam serangkaian operasi OTT tersebut.

Langkah KPK mengamankan Suci sebagai saksi merupakan prosedur standar untuk memperjelas aliran aset dan peran setiap pihak. Meskipun status Suci masih sebatas saksi, KPK tidak menutup kemungkinan pengembangan lebih lanjut jika ditemukan bukti keterlibatan yang lebih dalam. Pemeriksaan intensif terhadap Suci dan saksi-saksi lainnya dijadwalkan berlangsung dalam hari-hari mendatang.

Kasus OTT di Kuansing ini menjadi sorotan karena menyangkut dugaan praktik suap yang melibatkan lingkaran kekuasaan dan keluarganya. KPK berkomitmen untuk terus mengusut tuntas seluruh aliran dana dan aset yang mencurigakan, termasuk keterlibatan anggota keluarga pejabat daerah yang diduga menikmati hasil gratifikasi atau suap. Transparansi dijanjikan dalam setiap tahap penyidikan untuk menjaga kepercayaan publik terhadap upaya pemberantasan korupsi di tingkat lokal.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
arif-budianto

Editor Ekonomi. Editor analisis pasar dan bisnis.

Comments (0)

User