Akshaya Tritiya Jadi Momentum Pembelian Emas di India

Di bawah lampu kristal ruang pamer perhiasan di Chennai, seorang penjual berjalan pelan melewati deretan kalung emas yang berkilauan. Tangannya sesekali me

Jul 09, 2026 - 15:58
0 0
Akshaya Tritiya Jadi Momentum Pembelian Emas di India

Di bawah lampu kristal ruang pamer perhiasan di Chennai, seorang penjual berjalan pelan melewati deretan kalung emas yang berkilauan. Tangannya sesekali menyentuh permata yang tergantung, memastikan semuanya tertata sempurna. Hari itu adalah Selasa, 3 Mei 2022 — bertepatan dengan Akshaya Tritiya, salah satu hari paling sakral dalam kalender Hindu yang dipercaya sebagai momen keberuntungan abadi. Di seluruh India, ribuan toko emas bersolek menyambut gelombang pembeli yang ingin mengawali kemakmuran dengan memiliki logam mulia.

Di negara yang mengonsumsi sekitar 800–900 ton emas per tahun dan menjadikan emas sebagai bagian integral dari pernikahan, ritual, hingga tabungan, Akshaya Tritiya bukan sekadar festival — ia adalah jantung dari harapan dan stabilitas. Para pembeli datang dengan keyakinan bahwa setiap gram emas yang dibeli pada hari ini akan membawa kekayaan yang tidak pernah habis (aksaya berarti “tak pernah berkurang”).

Akar Tradisi dan Ritual Sakral

Akshaya Tritiya jatuh pada hari ketiga bulan terang (Shukla Paksha) di bulan Waisakha dalam kalender Hindu. Hari itu diyakini sebagai momen dimulainya Treta Yuga, era kebajikan yang melahirkan Dewa Wisnu. Para pendeta menyarankan membeli emas, tanah, atau memulai usaha baru pada hari ini karena gerakan planet dan bintang berada dalam posisi paling harmonis. Di Mumbai, Delhi, Kolkata, hingga Chennai, antrean di toko perhiasan sudah terbentuk sejak subuh.

“Saya sudah tiga generasi menjual emas di sini. Setiap Akshaya Tritiya, penjualan kami bisa naik 300–400 persen dibanding hari biasa. Orang tidak hanya membeli perhiasan, tapi juga koin dan batangan sebagai investasi,” ujar Rajesh Kumar, pemilik toko emas di Sowcarpet, Chennai.

Dinamika Ekonomi di Balik Kilau Emas

Momentum Akshaya Tritiya menciptakan lonjakan permintaan yang signifikan. Pedagang harus menyiapkan stok berbulan-bulan sebelumnya, sementara bank dan perusahaan fintech meluncurkan skema kredit dan diskon khusus. Namun, secara makro, peningkatan permintaan sering mendorong harga emas domestik naik lebih tinggi. India adalah importir emas terbesar kedua di dunia, dan pergerakan harga global sangat mempengaruhi kantong konsumen.

Di sisi lain, banyak pembeli yang menunda pembelian hingga hari spesifik ini demi alasan religius, meskipun harga mungkin lebih mahal karena permintaan tinggi. Sebaliknya, para analis keuangan mengingatkan bahwa pembelian emas musiman sering kali tidak rasional secara investasi, karena terbebani biaya pembuatan dan pajak.

Dalam sebuah wawancara, ekonom Priya Sharma dari Delhi menjelaskan,

“Secara historis, harga emas di bulan Mei bisa naik 2–5 persen karena permintaan Akha Teej. Masyarakat kelas bawah dan menengah sering merasa tertekan secara sosial untuk membeli, padahal mereka bisa merugi jika tidak melihat fluktuasi pasar.”

Pro dan Kontra Membeli Emas pada Hari Keberuntungan

Perdebatan antara warisan budaya dan pertimbangan rasional selalu memanas setiap tahun. Berikut perbandingan dua sisi yang perlu dipahami:

  • Pro: Tradisi membawa ketenangan batin dan memperkuat ikatan sosial; emas fisik adalah lindung nilai terhadap inflasi; momentum ini sering disertai diskon pembuatan dan cicilan ringan dari penjual.
  • Kontra: Harga emas cenderung naik akibat lonjakan permintaan musiman; pembelian termotivasi tradisi bisa mengabaikan perencanaan keuangan; emas tidak menghasilkan pendapatan pasif seperti dividen atau bunga.

Pada akhirnya, kilau emas di hari Akshaya Tritiya menyatukan spiritualitas dan ekonomi dalam satu etalase. Sementara sebagian orang berpegang pada janji keberuntungan, sebagian lain mulai membangun strategi investasi berbasis data. Mungkin inilah dualitas India modern: mengejar kemakmuran dengan satu tangan memegang kalender suci, dan tangan lainnya memegang kalkulator.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User