Waspada Penipuan Catut Program Magang Nasional: Cuma Absen Bisa Digaji

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengingatkan masyarakat agar mewaspadai munculnya penipuan yang mencatut nama Program Magang Nasional. Pendaftaran program ini dijadwalkan resmi dibuka pada 15 J

Jul 08, 2026 - 08:13
0 0
Waspada Penipuan Catut Program Magang Nasional: Cuma Absen Bisa Digaji
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengingatkan masyarakat agar mewaspadai munculnya penipuan yang mencatut nama Program Magang Nasional. Pendaftaran program ini dijadwalkan resmi dibuka pada 15 Juli 2026, dengan kuota sebanyak 50 ribu peserta untuk gelombang pertama.

Program Magang Nasional merupakan inisiatif pemerintah yang bertujuan meningkatkan kompetensi tenaga kerja muda melalui pengalaman kerja langsung di perusahaan mitra. Peserta yang lolos seleksi akan mendapatkan uang saku setiap bulan yang besarnya setara dengan Upah Minimum Provinsi atau Kabupaten/Kota (UMP/UMK) sesuai dengan domisili lokasi magang. Besaran inilah yang tampaknya coba dimanfaatkan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab untuk menjerat korban.

Modus Absen Tanpa Bekerja

Berdasarkan temuan yang beredar, modus penipuan yang ditawarkan sangat menggiurkan: peserta magang diklaim tidak perlu benar-benar bekerja atau hadir di lokasi magang, cukup mengisi daftar hadir (absen) secara administratif, namun tetap akan digaji. Kemnaker menegaskan bahwa skema semacam itu tidak benar dan tidak sesuai dengan ketentuan pelaksanaan Program Magang Nasional.

Dalam unggahan di akun resmi Instagramnya pada Selasa (7/7/2026), Kemnaker menuliskan peringatan tegas kepada publik:

"Tawaran magang yang terlalu mudah? Justru harus dicurigai! Jangan percaya jika ada yang mengatasnamakan Program Pemagangan Nasional dan mengklaim peserta cukup absen tanpa menjalankan kegiatan magang."

Kemnaker menekankan bahwa setiap peserta magang wajib mengikuti kegiatan magang sesuai dengan standar yang telah ditetapkan, termasuk kehadiran, pembimbingan, dan pelaksanaan tugas di perusahaan tempat magang berlangsung. Penerimaan uang saku tidak diberikan begitu saja tanpa adanya aktivitas magang yang nyata.

Masyarakat diminta untuk selalu memeriksa setiap tawaran yang mengatasnamakan program pemerintah melalui kanal informasi resmi Kemnaker. Jangan mudah tergiur dengan iming-iming kemudahan yang justru berpotensi merugikan. Seluruh informasi valid terkait pendaftaran, persyaratan, dan pelaksanaan Magang Nasional hanya dapat diakses melalui laman dan media sosial resmi Kemnaker. Beritadua.com

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
yudi-kurniawan

Editor Politik. Editor dinamika politik dan kekuasaan.

Comments (0)

User