Wakil Kepala BPS RI Canangkan SE2026 di Jawa Barat

BANDUNG — Provinsi Jawa Barat kembali menunjukkan perannya sebagai motor utama perekonomian nasional. Kontribusi provinsi ini terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia pada triwulan I-2026 m

Jul 08, 2026 - 00:07
0 0
Wakil Kepala BPS RI Canangkan SE2026 di Jawa Barat

BANDUNG — Provinsi Jawa Barat kembali menunjukkan perannya sebagai motor utama perekonomian nasional. Kontribusi provinsi ini terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia pada triwulan I-2026 mencapai hampir 13 persen, menjadikannya peringkat ketiga tertinggi secara nasional. Pertumbuhan ekonomi tahunannya juga mencatatkan angka solid sebesar 5,79 persen (y-on-y), menegaskan daya saing daerah yang terus menggeliat.

Di tengah kebutuhan data yang semakin mendesak untuk menopang perencanaan pembangunan, Badan Pusat Statistik (BPS) menghadirkan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026). Wakil Kepala BPS RI, Sonny Harry Budiutomo Harmadi, secara resmi mencanangkan pelaksanaan SE2026 di Jawa Barat pada Minggu (21/6/2026), menandai dimulainya pendataan dari pintu ke pintu yang telah berjalan sejak 15 Juni 2026 di seluruh Indonesia.

Potret Utuh Struktur Usaha

SE2026 dirancang untuk memberikan gambaran menyeluruh tentang struktur, karakteristik, potensi, serta tantangan sektor ekonomi di tingkat daerah. Menurut data yang dihimpun media kami, pemerintah daerah tidak perlu mengalokasikan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) untuk sensus ini, sehingga seluruh hasil pendataan dapat langsung dimanfaatkan sebagai dasar perumusan kebijakan dan program pembangunan yang lebih tepat sasaran. Data lengkap ini diharapkan mampu mengisi kesenjangan informasi yang kerap menjadi kendala dalam penyusunan rencana strategis daerah.

“Dengan tersedianya basis data mikro yang akurat dari SE2026, kami optimistis pemerintah kabupaten/kota dapat menyusun kebijakan berbasis bukti yang lebih tajam, baik untuk pengembangan UMKM, penataan pusat perdagangan, maupun penguatan rantai pasok lokal,” ujar Sonny dalam sambutannya, sebagaimana dikutip oleh laporan Beritadua.com.

Lebih dari 40 Ribu Petugas Sensus Bekerja Hingga Akhir Agustus

Untuk menjangkau seluruh pelaku usaha di 27 kabupaten/kota di Jawa Barat, BPS menerjunkan lebih dari 40 ribu petugas sensus. Mereka akan merekam aktivitas ekonomi dari para pelaku usaha dan keluarganya secara langsung. Pendataan yang berlangsung hingga 31 Agustus 2026 ini mencakup beragam sektor—dari perdagangan, jasa, industri pengolahan, hingga akomodasi—sehingga mampu memotret ekosistem ekonomi secara utuh.

Sejumlah pemerintah daerah di Jawa Barat menyambut positif langkah ini. Kota Bandung, sebagai pusat urban dengan dinamika usaha yang tinggi, menjadi salah satu wilayah yang mendapat perhatian khusus mengingat pertumbuhan ekonomi kreatif dan digital yang pesat. Dengan partisipasi penuh dari pelaku usaha, hasil sensus diyakini akan menjadi landasan kuat bagi arah pembangunan ekonomi Jawa Barat dalam beberapa tahun mendatang.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
lukman-hakim

Editor Analisis. Editor analisis mendalam isu publik.

Comments (0)

User