Viral Pagar Rumah Warga di Depok Dibakar OTK, Polisi Selidiki
Aksi pembakaran pagar rumah milik seorang warga di Kecamatan Bojongsari, Kota Depok, Jawa Barat, mendadak viral di media sosial. Rekaman video yang memperlihatkan dua orang tak dikenal (OTK) memba
Aksi pembakaran pagar rumah milik seorang warga di Kecamatan Bojongsari, Kota Depok, Jawa Barat, mendadak viral di media sosial. Rekaman video yang memperlihatkan dua orang tak dikenal (OTK) membakar pagar tersebut tersebar luas dan menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat setempat. Berdasarkan laporan yang dihimpun media kami, peristiwa tersebut terjadi pada Senin dini hari (6/7/2026) dan langsung menjadi perhatian publik karena dilakukan secara terang-terangan oleh pelaku yang datang menggunakan sepeda motor.
Dalam video amatir yang beredar, tampak dua orang yang diduga sebagai pelaku berboncengan mengendarai sepeda motor. Mereka berhenti tepat di depan rumah korban. Salah seorang dari mereka turun, lalu terlihat menuangkan cairan ke bagian pagar dan langsung menyulut api. Api dengan cepat membesar dan melahap bagian depan pagar, sementara kedua pelaku segera melarikan diri meninggalkan lokasi. Berdasarkan potongan video yang beredar, aksi nekat itu berlangsung sangat singkat dan tidak banyak saksi yang melihat langsung kejadian tersebut.
Pagar rumah yang menjadi sasaran merupakan pagar berbahan kayu dan besi yang berada di kawasan permukiman padat penduduk. Beruntung, api tidak menjalar ke dalam rumah atau bangunan lain, sehingga tidak menimbulkan korban jiwa. Meski demikian, kerugian material ditaksir mencapai jutaan rupiah akibat kerusakan pagar dan sebagian halaman depan rumah. Pemilik rumah diketahui segera melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian setempat begitu api berhasil dipadamkan oleh warga sekitar.
Aksi Pembakaran Terekam Kamera
Rekaman video yang kini menjadi viral itu diduga berasal dari kamera pengawas (CCTV) milik warga sekitar atau ponsel seseorang yang merekam kejadian dari kejauhan. Kualitas gambar yang cukup jelas membuat ciri-ciri pelaku mulai teridentifikasi, meskipun wajah mereka sempat tertutup penutup kepala dan masker. Dari rekaman, terlihat bahwa kedua pelaku menggunakan jaket gelap dan sepeda motor matik tanpa pelat nomor yang jelas. Keberadaan rekaman ini menjadi bukti kunci yang saat ini tengah diselidiki oleh kepolisian.
"Kami sudah menerima laporan dari korban dan saat ini sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut, termasuk memeriksa rekaman CCTV dan meminta keterangan saksi-saksi di sekitar lokasi," ujar seorang petugas dari Polsek Bojongsari saat dikonfirmasi media kami, Selasa (7/7/2026).
Motif Masih Misterius
Hingga berita ini diturunkan, motif di balik aksi pembakaran tersebut masih belum diketahui secara pasti. Polisi belum merilis pernyataan resmi apakah kejadian ini berkaitan dengan masalah pribadi, tindak kriminal terencana, atau faktor lain. Beberapa warga setempat yang enggan disebutkan namanya menyebut bahwa lingkungan sekitar selama ini tergolong aman dan tidak pernah terjadi insiden serupa. Hal ini membuat aksi nekat para pelaku semakin mengejutkan dan menimbulkan tanda tanya besar di kalangan warga.
Polisi juga belum bisa memastikan apakah pelaku adalah orang yang dikenal oleh korban atau murni orang tidak dikenal. "Kami masih mendalami kemungkinan adanya hubungan antara pelaku dan korban, atau jika ini adalah aksi random. Untuk saat ini, semua potensi masih kami selidiki," lanjut petugas tersebut. Ia mengimbau warga untuk tetap tenang dan segera melapor jika melihat aktivitas mencurigakan di lingkungan masing-masing.
Imbauan Waspada di Musim Kemarau
Peristiwa ini juga menjadi perhatian mengingat musim kemarau yang tengah berlangsung dapat mempercepat penyebaran api. Beruntung dalam insiden ini api tidak merembet ke rumah atau bangunan lain. Meski begitu, aparat setempat mengingatkan warga untuk lebih waspada terhadap potensi tindak kriminal serupa, terutama pada jam-jam rawan dini hari. Pihak berwenang juga meminta masyarakat untuk segera menghubungi call center kepolisian jika menemukan rekaman CCTV tambahan yang dapat membantu proses identifikasi pelaku.
Saat ini, Polres Depok telah membentuk tim khusus untuk memburu kedua pelaku. Masyarakat diimbau untuk tidak menyebarkan informasi yang tidak jelas sumbernya agar tidak menimbulkan kepanikan. Kasus ini terus menjadi perhatian publik dan perkembangan penyelidikan akan terus dipantau oleh media kami.
Comments (0)