Ribuan Buruh Terancam, Pabrik Komponen Otomotif di Pasuruan dan Mojokerto Dikabarkan Hengkang ke Vietnam

Jakarta – Sinyal ancaman pemutusan hubungan kerja (PHK) massal kembali menghantui industri manufaktur Tanah Air. Kali ini, kabar mengejutkan datang dari dua pabrik komponen otomotif raksasa asal Je

Jul 08, 2026 - 06:16
0 0
Ribuan Buruh Terancam, Pabrik Komponen Otomotif di Pasuruan dan Mojokerto Dikabarkan Hengkang ke Vietnam

Jakarta – Sinyal ancaman pemutusan hubungan kerja (PHK) massal kembali menghantui industri manufaktur Tanah Air. Kali ini, kabar mengejutkan datang dari dua pabrik komponen otomotif raksasa asal Jepang di Jawa Timur yang disebut-sebut bersiap angkat kaki dari Indonesia. Kepastian arah investasi kedua perusahaan ini masih menjadi misteri, namun indikasi relokasi lini produksi ke Vietnam sudah mulai mencuat ke permukaan.

Berdasarkan laporan yang dihimpun media kami, Penasihat Khusus Presiden bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal, mengungkapkan fakta mencengangkan di akhir pekan kemarin. Dalam sebuah konferensi pers virtual pada Minggu (21/6/2026), ia menyatakan bahwa dua pabrik besar di kawasan industri strategis Jawa Timur tengah merencanakan eksodus bisnis.

"Di daerah Pasuruan dan Mojokerto, Jawa Timur, ada dua perusahaan, saya belum bisa sebut nama perusahaannya. Dua perusahaan raksasa komponen otomotif. Itu bisa ribuan karyawannya akan terdampak PHK," ujar Said Iqbal dalam konferensi pers virtual, Minggu (21/6/2026).

Keputusan untuk merahasiakan identitas kedua korporasi tersebut menunjukkan masih adanya negosiasi dan pembahasan yang bersifat sensitif di tingkat tinggi. Meski demikian, gelagat perpindahan produksi ini sudah sangat terasa. Said Iqbal mengonfirmasi bahwa motif utama di balik rencana hengkangnya kedua raksasa otomotif ini adalah transformasi menuju era kendaraan listrik.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
lukman-hakim

Editor Analisis. Editor analisis mendalam isu publik.

Comments (0)

User