Raffi Ahmad Catatkan Saham RANS, Kapitalisasi Pasar Tembus Rp2 Triliun

Jakarta, 10 Juli 2026 — Founder PT RANS Entertainmen Indonesia Tbk (RANS), Raffi Ahmad, resmi membunyikan lonceng pencatatan perdana saham perusahaan di Bu

Raffi Ahmad Catatkan Saham RANS, Kapitalisasi Pasar Tembus Rp2 Triliun

Jakarta, 10 Juli 2026 — Founder PT RANS Entertainmen Indonesia Tbk (RANS), Raffi Ahmad, resmi membunyikan lonceng pencatatan perdana saham perusahaan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat pagi. Momen bersejarah bagi raksasa hiburan digital ini menandai babak baru pertumbuhan bisnis keluarga Ahmad yang bergerak di bidang produksi konten, manajemen artis, dan penyiaran digital. Dalam seremoni yang berlangsung khidmat di Main Hall BEI, tampak jajaran direksi, komisaris, keluarga, serta mitra strategis hadir memberikan dukungan.

Mengenakan setelan jas biru gelap, Raffi tak bisa menyembunyikan rasa syukur dan haru. Saham berkode RANS itu dibuka pada harga Rp300 per lembar, naik 35% dari harga penawaran awal sebesar Rp222. Lonjakan ini langsung mengerek kapitalisasi pasar perusahaan menjadi lebih dari Rp2,02 triliun. RANS menjadi emiten pertama di subsektor hiburan multiplatform yang menggabungkan YouTube, televisi streaming, dan produksi film di bawah satu atap.

Detail Penawaran Umum Perdana

Dalam aksi korporasi ini, RANS melepas 1,5 miliar lembar saham baru atau setara 20% dari modal ditempatkan dan disetor penuh pasca-IPO. Dengan harga pelaksanaan Rp222, perseroan berhasil meraup dana segar sebesar Rp333 miliar. Dana tersebut, menurut prospektus, akan dialokasikan untuk:

  • 60% pengembangan platform streaming RANS+ dan akuisisi konten eksklusif.
  • 25% pembangunan studio produksi baru di kawasan Cikarang seluas 2 hektare.
  • 15% modal kerja dan ekspansi manajemen talenta digital.

Bersamaan dengan itu, Raffi Ahmad melalui RANS Global Holdings menyetor aset berupa hak siar 15 program unggulan sebagai bagian dari inbreng, sehingga tidak melakukan divestasi saham. Langkah ini dipercaya pasar sebagai sinyal kuat bahwa pendiri tetap memegang kendali dan memiliki keyakinan terhadap masa depan perusahaan.

Perjalanan dari Channel YouTube ke Lantai Bursa

RANS Entertainment lahir dari channel YouTube bernama ”Raffi and Nagita” yang diunggah pertama kali pada 2015. Dari vlog keluarga, channel itu bertransformasi menjadi 12 channel dengan total 78 juta subscriber dan lebih dari 15 miliar tayangan kumulatif. Ekspansi ke televisi mengudara melalui RANS Channel di MNC Vision pada 2023, lalu ke platform streaming milik sendiri RANS+ setahun setelahnya. Kini RANS menaungi lebih dari 350 konten kreator dan 120 artis eksklusif, termasuk deretan selebritas muda yang sedang naik daun.

“IPO ini bukan hanya soal pendanaan, tapi tentang legitimasi industri konten Tanah Air di mata investor global. Kami ingin membuktikan bahwa karya anak bangsa bisa setara dengan giant entertainment luar negeri.” – Raffi Ahmad, Founder & CEO RANS Entertainmen Indonesia.

Tak hanya Raffi, Ketua Dewan Komisaris RANS, Nagita Slavina, turut menyampaikan komitmennya untuk memperkuat aspek keberlanjutan. “Kami paham bahwa konten adalah industri yang dinamis. Karena itu pasca-IPO, tata kelola harus semakin profesional, transparan, dan siap diaudit publik,” ujarnya dalam pidato singkat.

Reaksi Pasar dan Prospek Saham

Pantauan Beritadua.com, hingga penutupan perdagangan, saham RANS ditutup di harga Rp315, menguat 5% dari open price. Volume perdagangan mencapai 480 juta saham, menjadi saham paling aktif hari itu. Analis dari Mirae Asset Sekuritas, Aditya Nugroho, menilai valuasi ini cukup wajar mengingat pertumbuhan pendapatan RANS sebesar 47% year-on-year pada kuartal I 2026, ditopang iklan digital dan langganan RANS+.

“Investor perlu mencermati eksekusi pasca-IPO, terutama penyerapan belanja modal ke selesainya studio baru. Namun, waralaba IP yang dimiliki RANS, mulai dari ‘Baim & Paula Show’ hingga serial animasi ‘Si Otong’, memberikan recurring income yang cukup defensif,” jelas Aditya kepada awak media.

Sementara itu, dari sisi risiko, ketergantungan pada figur sentral Raffi-Nagita kerap disebut sebagai kekhawatiran. Namun manajemen telah menyiapkan program akselerasi kreator baru yang akan memimpin masing-masing klaster konten secara mandiri pada 2027.

Peta Persaingan dan Inovasi Masa Depan

Langkah RANS memasuki bursa tidak terlepas dari peta persaingan industri yang kian sengit. Pemain seperti MD Entertainment, Paragon Pictures, dan platform layanan over-the-top (OTT) dari luar negeri berlomba menguasai pasar Indonesia yang diproyeksikan tembus 30 miliar dolar AS pada 2030. Untuk itu, RANS telah mengalokasikan dana litbang bagi teknologi interaktif berbasis AI yang memungkinkan penonton memengaruhi jalan cerita serial secara real-time. Fitur ini rencananya akan diintegrasikan di RANS+ pada kuartal IV 2026.

Tidak hanya itu, kerja sama strategis dengan beberapa rumah produksi Korea Selatan dan Thailand tengah dijajaki untuk menghasilkan konten kolaboratif yang menyasar penonton Asia Tenggara. Ekspansi internasional ini diyakini akan menjadi enjin pertumbuhan kedua setelah pasar dalam negeri.

Dengan melantainya RANS di bursa, publik kini memiliki akses untuk turut memiliki segelintir saham kerajaan hiburan digital milik Raffi dan Nagita. Apakah ini akan menjadi tren bagi kreator konten lain untuk mencari pendanaan publik? Waktu yang akan menjawab, tapi yang jelas, RANS telah menancapkan tonggak sejarah baru bagi industri hiburan Indonesia.

[SOCIAL_TWEET]: Saham RANS Entertainment melonjak 35% di hari pertama pencatatan bursa. Raffi Ahmad bawa perusahaan konten digitalnya raup dana Rp333 miliar untuk ekspansi platform streaming. Mampukah RANS menjadi raksasa hiburan Asia Tenggara? #IPORANS #RaffiAhmad #PasarModal[SOCIAL_TG]: 🎥⚡ *Breaking!* Raffi Ahmad catatkan saham RANS Entertainment hari ini. Harga saham langsung meroket 35% ke Rp300, kapitalisasi capai Rp2,02 Triliun. Dana IPO Rp333 M akan bangun studio baru & platform streaming RANS+. Apakah ini era baru hiburan digital Indonesia? Baca detailnya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User