Pria WNI Tewas Tenggelam Saat Berenang di Danau Gaisalp Jerman
Seorang pria warga negara Indonesia (WNI) berinisial JERN (29) ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di Danau Gaisalp Bawah (Unterer Gaisalpsee), Oberstdorf, Jerman. Tim penyelamat setempat men
Seorang pria warga negara Indonesia (WNI) berinisial JERN (29) ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di Danau Gaisalp Bawah (Unterer Gaisalpsee), Oberstdorf, Jerman. Tim penyelamat setempat menemukan jenazah korban di kedalaman sekitar 3,5 meter.
Peristiwa nahas itu terjadi pada 6 Juli 2026. Berdasarkan laporan yang dihimpun, korban saat itu sedang berada di kawasan danau bersama sejumlah teman dalam satu rombongan perjalanan. Korban tiba-tiba tenggelam ketika berusaha menyeberangi danau dengan berenang.
Rekan-rekan korban yang menyaksikan kejadian tersebut segera menghubungi layanan darurat sekitar pukul 16.00 waktu setempat. Upaya pencarian langsung dilakukan hingga akhirnya tim penyelamat berhasil menemukan korban dalam kondisi tidak bernyawa.
"Kemlu melalui KJRI Frankfurt terus memantau dan berkoordinasi secara intensif dengan otoritas Jerman terkait meninggalnya seorang WNI berinisial JERN (pria, 29 tahun) akibat tenggelam saat beraktivitas di Danau Gaisalp Bawah (Unterer Gaisalpsee), Oberstdorf, Jerman," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri, Yvonne Mewengkang, Rabu (8/7/2026).
Pihak KJRI Frankfurt kini tengah berkomunikasi dengan keluarga korban untuk memberikan pendampingan dan memfasilitasi proses pemulangan jenazah ke Tanah Air. Otoritas Jerman juga masih melakukan investigasi untuk memastikan kronologi pasti insiden tersebut, termasuk kondisi cuaca dan tingkat keamanan aktivitas berenang di danau itu pada saat kejadian.
Danau Gaisalp merupakan salah satu destinasi wisata alam populer di kawasan Pegunungan Alpen Jerman yang kerap dikunjungi oleh para pendaki dan wisatawan, termasuk dari kalangan pelajar dan pekerja internasional. Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan tinggi saat beraktivitas di perairan terbuka, terutama di lokasi dengan kedalaman yang sulit diprediksi. Informasi selengkapnya mengenai perkembangan penanganan kasus ini akan terus disampaikan melalui laporan Beritadua.com.
Comments (0)