Prancis — Tundukkan Irak, Mbappe Cetak Gol di Piala Dunia 2026
Tim nasional Prancis memulai kampanye Piala Dunia 2026 dengan langkah meyakinkan setelah menundukkan Irak dalam laga Grup I yang berlangsung di Lincoln Fin
Tim nasional Prancis memulai kampanye Piala Dunia 2026 dengan langkah meyakinkan setelah menundukkan Irak dalam laga Grup I yang berlangsung di Lincoln Financial Field, Philadelphia, Senin (22/6/2026). Kylian Mbappe menjadi sorotan utama berkat gol keduanya yang memastikan kemenangan Les Bleus dengan skor akhir 3-0. Sang kapten mengeksekusi peluang emas di menit ke-67 usai menerima umpan terobosan dari Eduardo Camavinga, melepaskan tembakan kaki kanan yang tak mampu dijangkau kiper Irak, Mohammed Al-Baldawi.
Jalannya Pertandingan dan Dominasi Prancis
Sejak peluit awal, Prancis langsung mengambil inisiatif serangan dengan penguasaan bola mencapai 68 persen di babak pertama. Gol pembuka lahir pada menit ke-24 melalui sundulan Randal Kolo Muani yang memanfaatkan situasi kemelutan di kotak penalti Irak. Meski sempat memberikan perlawanan melalui serangan balik yang dipimpin Ali Al-Hamadi, lini belakang Prancis yang digalang William Saliba dan Ibrahima Konaté tampil solid sepanjang 90 menit.
Mbappe yang beroperasi di sayap kiri berulang kali merepotkan bek kanan Irak, Mustafa Nadhim. Kecepatan dan kelincahannya menjadi pembeda utama, menciptakan tiga peluang kunci selain gol yang ia cetak. Gol ketiga Prancis hadir lewat titik putih pada menit ke-82, setelah Ousmane Dembélé dijatuhkan di kotak terlarang. Mohamed-Ali Cho yang masuk sebagai pemain pengganti sukses menuntaskan eksekusi penalti ke sudut kanan gawang.
Reaksi dan Makna Kemenangan
Pelatih kepala Didier Deschamps memuji kontribusi Mbappe yang terus menunjukkan kelasnya sebagai salah satu pemain terbaik dunia. Dalam konferensi pers usai laga, Deschamps menyatakan,
“Kylian adalah pemain luar biasa yang selalu hadir di momen-momen penting. Golnya hari ini memperlihatkan naluri mencetak gol yang tajam dan ketenangan di area kritis. Ini hasil yang membuat kami percaya diri untuk melaju lebih jauh.”
Bagi Irak, kekalahan ini tentu mengecewakan, namun penampilan mereka di babak pertama sempat memberi harapan. Pelatih Jesús Casas menekankan bahwa anak asuhnya telah berjuang keras melawan juara bertahan.
“Kami menghadapi tim kelas dunia. Ada banyak pelajaran yang bisa diambil dari pertandingan ini untuk laga selanjutnya melawan Selandia Baru,”ujar Casas.
Secara statistik, pertandingan ini menegaskan superioritas Prancis di Grup I. Mereka kini memuncaki klasemen sementara dengan selisih gol +3, unggul atas Kanada yang sehari sebelumnya hanya bermain imbang 1-1 kontra Selandia Baru. Dengan jadwal grup yang tidak terlalu berat, Prancis difavoritkan untuk lolos ke babak gugur sebagai juara grup, membuka peluang mempertahankan gelar juara dunia yang mereka raih pada 2022 silam.
Sorotan pada Perjalanan Mbappe di Piala Dunia
Gol ini menambah koleksi Mbappe menjadi tujuh gol dalam sejarah partisipasinya di Piala Dunia, memperkuat posisinya dalam daftar pencetak gol terbanyak sepanjang masa turnamen akbar FIFA. Pada usia 27 tahun, ia masih memiliki potensi besar untuk memecahkan berbagai rekor, termasuk rekor legendaris Miroslav Klose yang mencetak 16 gol. Penampilan impresif ini sekaligus menjadi jawaban atas kritik yang sempat mengarah kepadanya setelah gagal membawa Real Madrid lolos ke final Liga Champions musim lalu.
Di sisi lain, Irak harus segera bangkit karena masih menyisakan dua pertandingan grup melawan Kanada dan Selandia Baru. Meski kalah kelas dari Prancis, tim asuhan Jesús Casas menunjukkan organisasi permainan yang rapi pada babak pertama dan nyaris mencetak gol melalui sepakan jarak jauh Amir Al-Ammari yang membentur mistar gawang pada menit ke-34.
Kesimpulan dan Tanya Jawab Penting
Kemenangan ini menjadi langkah awal yang ideal bagi Prancis di Piala Dunia 2026. Dengan penampilan kolektif yang kuat dan ketajaman Mbappe di lini depan, Les Bleus kembali menegaskan diri sebagai kandidat kuat juara. Bagi Irak, meskipun harus mengakui keunggulan lawan, peluang untuk mencuri poin di laga-laga berikutnya tetap terbuka jika mereka mampu mempertahankan disiplin permainan seperti yang diperlihatkan di babak pertama.
Pertandingan berikutnya bagi Prancis akan digelar pada 27 Juni 2026 melawan Kanada, sementara Irak akan berhadapan dengan Selandia Baru di hari yang sama. Lincoln Financial Field akan kembali menjadi saksi perjuangan kedua tim yang memiliki misi berbeda: Prancis ingin memastikan tiket ke fase knockout lebih cepat, sedangkan Irak berjuang menjaga asa lolos dari fase grup untuk pertama kalinya dalam sejarah.
Comments (0)