PM India Modi Buka Pidato di DPR dengan Sapaan Bahasa Indonesia, Disambut Tepuk Tangan

Jakarta - Suasana di Gedung Nusantara IV Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, mendadak cair dan semarak pada Selasa (7/7/2026). Perdana Menteri India, Narendra Modi, yang melakukan kunjungan kenega

Jul 08, 2026 - 04:23
0 0
PM India Modi Buka Pidato di DPR dengan Sapaan Bahasa Indonesia, Disambut Tepuk Tangan

Jakarta - Suasana di Gedung Nusantara IV Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, mendadak cair dan semarak pada Selasa (7/7/2026). Perdana Menteri India, Narendra Modi, yang melakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia, mengawali pidatonya di hadapan anggota DPR, MPR, dan DPD RI dengan sebuah gestur sederhana namun sarat makna: mengucapkan salam dalam bahasa Indonesia.

Mengenakan setelan khasnya, Modi berdiri di podium kehormatan. Sebelum menyampaikan gagasan besarnya mengenai penguatan kemitraan strategis antara India dan Indonesia, ia terlebih dahulu menyapa para hadirin. "Selamat siang," ucap Modi dengan intonasi yang diucapkan secara hati-hati namun jelas. Kata-kata itu sontak memicu aplaus meriah dari segenap tamu undangan, menteri, dan para wakil rakyat yang memadati ruangan.

"Selamat siang," kata Modi, yang langsung disambut tepuk tangan riuh.

Momen singkat ini bukan sekadar basa-basi diplomatik. Di tengah ketegangan geopolitik global dan dinamika kawasan Indo-Pasifik, penggunaan bahasa tuan rumah oleh seorang pemimpin asing kerap dimaknai sebagai bentuk penghormatan tertinggi sekaligus simbol kedekatan personal. Sapaan "selamat siang" dari Modi tersebut seketika membangun keakraban, menjembatani sekat protokoler, dan menegaskan kedekatan historis dua negara dengan warisan budaya yang saling terkait erat sejak masa pra-kemerdekaan.

Kunjungan Modi ke gedung legislatif ini merupakan salah satu agenda utama dalam rangkaian lawatannya ke Indonesia. DPR menyambut kunjungan tersebut sebagai momen bersejarah yang mempertegas komitmen kedua negara untuk meningkatkan kerja sama di bidang ekonomi, maritim, pertahanan, hingga transisi energi. Pidato Modi di forum tertinggi perwakilan rakyat Indonesia ini diharapkan menjadi katalisator baru bagi hubungan bilateral yang telah berusia lebih dari tujuh dekade.

Setelah ice-breaking dengan sapaan lokal itu, Modi kemudian melanjutkan pidatonya dalam bahasa Inggris, memaparkan visi India terhadap kemitraan ASEAN serta posisi Indonesia sebagai pilar penting dalam strategi Act East Policy yang diusung pemerintahannya. Namun demikian, "selamat siang" yang ia lontarkan di awal pidato tampaknya akan lebih lama melekat dalam ingatan para hadirin sebagai simbol persahabatan yang tulus antara New Delhi dan Jakarta.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
nadia-rahmawati

Reporter Nasional. Reporter isu nasional dan kebijakan publik.

Comments (0)

User