PKS Anggap Wajar Jokowi Ingin Prabowo-Gibran Dikawal 2 Periode: Agar Stabil

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memberikan tanggapan terkait pandangan Presiden ke-7 RI Joko Widodo yang berharap pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka dapat berlangsung selama dua

Jul 08, 2026 - 00:16
0 0
PKS Anggap Wajar Jokowi Ingin Prabowo-Gibran Dikawal 2 Periode: Agar Stabil

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memberikan tanggapan terkait pandangan Presiden ke-7 RI Joko Widodo yang berharap pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka dapat berlangsung selama dua periode. PKS menilai keinginan tersebut sebagai hal yang wajar demi menjaga stabilitas dan keberlanjutan pembangunan nasional.

Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera, dalam keterangannya kepada awak media. Ia menekankan bahwa logika di balik permintaan tersebut cukup masuk akal, terutama jika dilihat dari perspektif pembangunan jangka panjang.

Alasan Keberlanjutan dan Stabilitas

"Wajar Pak Jokowi minta dua periode. Alasannya masuk akal, agar ada kelanjutan. Dan dalam pikiran Pak Jokowi, dua periode agar stabil," ujar Mardani dalam laporan yang diterima media kami, Sabtu (20/6/2026).

Menurut Mardani, keberlanjutan program merupakan kunci agar fondasi yang telah dibangun tidak terputus di tengah jalan. PKS memahami bahwa transisi kekuasaan yang terlalu cepat berpotensi menimbulkan turbulensi kebijakan yang dapat mengganggu laju pertumbuhan ekonomi dan iklim investasi. Oleh karena itu, gagasan mengawal pemerintahan hingga dua periode dinilai sebagai strategi untuk mengamankan tonggak-tonggak pembangunan yang telah diletakkan.

PKS Serahkan Sepenuhnya ke Prabowo

Meski menilai permintaan itu wajar, PKS tidak ingin mendahului proses demokrasi. Partai berlambang bulan sabit dan padi itu menegaskan bahwa keputusan akhir tetap berada di tangan Presiden Prabowo Subianto sebagai kepala pemerintahan. Mardani menggarisbawahi bahwa partainya tidak akan melakukan intervensi, termasuk dalam penentuan sosok pendamping di periode mendatang.

"Lanjut atau tidaknya nanti, itu tergantung pada Pak Prabowo. Kami serahkan sepenuhnya kepada beliau, termasuk mengenai siapa wakilnya nanti," tegas Mardani.

Sikap ini mencerminkan posisi PKS sebagai mitra koalisi yang menghormati prerogatif presiden sekaligus menjaga etika berpolitik. Dengan menyerahkan mandat tersebut kepada Prabowo, PKS membuka ruang bagi dinamika politik yang lebih cair dalam menyongsong kontestasi elektoral berikutnya, tanpa menutup mata terhadap pentingnya stabilitas yang diharapkan oleh Jokowi.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
mega-lestari

Reporter Internasional. Reporter isu internasional dan geopolitik.

Comments (0)

User